Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

POLRI Tegaskan Bahaya Judi Online: "Main Judol Pasti Rugi, Berhenti Sebelum Terlambat!"

Kamis, 05 Februari 2026 | 21.39 WIB Last Updated 2026-02-05T14:42:48Z


SIMPULINDONESIA.com_ JAKARTA,– Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui kampanye terbaru "Transformasi Menuju Polri yang PRESISI" kembali mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat terkait maraknya praktik judi online (judol). Dalam pesan edukasi yang dirilis secara nasional, pihak kepolisian menekankan bahwa euforia kemenangan dalam judi online hanyalah ilusi yang diciptakan untuk menjerat korban.

Janji Manis yang Menyesatkan

Fenomena judi online sering kali dikemas dengan narasi "cuan cepat" dan hiburan yang seru. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan pola yang jauh berbeda. Polri mengungkapkan bahwa sistem dalam judi online telah diatur sedemikian rupa sehingga peluang menang bagi pemain sangatlah kecil.


"Main judol kelihatannya seru dan menjanjikan keuntungan instan. Padahal kenyatannya, yang selalu menang adalah bandar. Pemain hanya diberikan kemenangan kecil di awal sebagai pancingan agar mereka kecanduan," tulis keterangan dalam saluran Humas Polri 


Dampak Sistemik: Harta, Waktu, dan Masa Depan

Bukan sekadar kerugian materi, judi online dipandang sebagai ancaman serius bagi ketahanan sosial masyarakat. Berikut adalah tiga dampak utama yang disoroti:


Komitmen Polri PRESISI

Melalui program PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, dan Berkeadilan), Polri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi. Pesan utamanya sangat jelas: Mari Bijak Demi Masa Depan.


"Ingat baik-baik, main judol pasti rugi. Stop sekarang sebelum menyesal belakangan. Lindungi diri Anda dan keluarga dari lingkaran setan perjudian," tegas himbauan tersebut


Masyarakat juga diminta untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait sindikat judi online di lingkungan mereka demi menjaga kondusivitas nasional.

×
Berita Terbaru Update