![]() |
| Gambar: Poster Himbauan POLRI -RI (Dok-ist) |
SIMPULINDONESIA.com_ JAKARTA,– Di tengah pesatnya transformasi digital menuju Indonesia Emas, Polri melalui kampanye terbaru "Presisi" memberikan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai keamanan data pribadi. Mengusung slogan yang unik namun bermakna dalam, “Data Pribadi Bukan Milik Everybody,” korps Bhayangkara mengingatkan bahwa satu klik ceroboh di ruang siber dapat berdampak fatal bagi kehidupan nyata.
Kejahatan siber bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan ancaman langsung terhadap privasi dan finansial warga. Polri menyoroti dua modus utama yang kian marak:
Phising (Penipuan Digital): Penjahat siber menyamar sebagai institusi resmi melalui link palsu yang dikirim via WhatsApp atau email. Tujuannya? Mencuri kredensial perbankan dan kata sandi Anda.
Doxing (Penyebaran Data Pribadi): Pengumpulan dan publikasi informasi pribadi secara jahat untuk tujuan intimidasi, pelecehan, atau penghancuran reputasi seseorang di ruang publik.
Identitas Digital: Aset Berharga yang Harus Dijaga
Identitas digital seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat rumah, nomor ponsel, hingga riwayat transaksi bukan sekadar barisan angka. Di tangan yang salah, data ini menjadi komoditas di pasar gelap (dark web).
“Identitas digitalmu adalah aset paling berharga. Jangan biarkan ‘tamu tak diundang’ menguasainya hanya karena kita kurang waspada,” tegas pesan dalam kampanye tersebut.
Panduan Aman dari Polri: Checklist Perlindungan Diri
Untuk meminimalisir risiko, masyarakat diimbau untuk menjalankan protokol keamanan digital berikut:
- Langkah Keamanan : Verifikasi Link
- Tindakan yang Disarankan : Jangan asal klik tautan dari nomor tak dikenal atau email mencurigakan.
- Langkah Keamanan : Autentikasi Dua Faktor
- Tindakan yang Disarankan : Aktifkan pengaman berlapis pada akun media sosial dan perbankan.
- Langkah Keamanan : Selektif Berbagi
- Tindakan yang Disarankan : Hindari memposting foto KTP, tiket pesawat, atau detail alamat di media sosial.
- Langkah Keamanan : Update Berkala
- Tindakan yang Disarankan : Selalu perbarui sistem operasi dan aplikasi untuk menutup celah keamanan.
Komitmen Polri Menuju "Presisi" Digital
Melalui program Transformasi Menuju Polri yang Presisi, kepolisian tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada edukasi preventif. Penguatan keamanan siber ini sejalan dengan peran Indonesia sebagai tuan rumah berbagai forum internasional (seperti D-8 Indonesia 2026-2027), di mana perlindungan data menjadi standar global yang harus dipenuhi.
Polri mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban kejahatan siber untuk segera melapor melalui portal resmi Patroli Siber atau mendatangi kantor polisi terdekat guna penanganan cepat.
Ingat: Keamanan siber dimulai dari jempol Anda sendiri. Jaga datamu, jaga privasimu. (Red-MSI)



