Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Batik ASN Bulukumba Resmi Diluncurkan: Mahakarya Lokal Pertama dari Desa Topanda

Jumat, 06 Februari 2026 | 05.38 WIB Last Updated 2026-02-05T22:39:38Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA,– Pemerintah Kabupaten Bulukumba resmi memperkenalkan seragam batik terbaru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Bulukumba untuk tahun 2026. Peluncuran ini menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya, seragam identitas daerah tersebut diproduksi sepenuhnya oleh pengrajin lokal Bulukumba.

Prosesi peluncuran berlangsung meriah sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bulukumba ke-66 di Panggung Utama Pantai Merpati, Rabu malam, 4 Februari 2026. Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, bersama Wakil Bupati Andi Edy Manaf, Ketua Dekranasda Andi Herfida Muchtar, serta Ketua Kelompok Membatik Bunga Mawar, Andi Mawar.

Sentuhan Lokal yang Mendunia
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana pakaian dinas batik didatangkan dari luar daerah, batik edisi 2026 ini merupakan hasil karya Kelompok Membatik Bunga Mawar dari Desa Topanda, Kecamatan Rilau Ale. Kelompok ini merupakan binaan langsung Dekranasda dan TP PKK Bulukumba.

Meski baru mulai berproduksi pada Desember 2025, kualitas jahitan dan detail motifnya dinilai mampu bersaing dengan produk nasional. Beberapa pasang ASN tampil memukau di atas panggung (catwalk) memperagakan busana tersebut di hadapan ribuan pasang mata.

Filosofi dalam Corak
Desain batik ini mengusung identitas visual yang kuat dengan karakteristik sebagai berikut:
  • Warna Dominan: Perpaduan berani antara warna jingga yang cerah dengan aksen hijau daun yang segar.
  • Motif Ikonik: Menampilkan visual Perahu Pinisi yang melambangkan ketangguhan, Nuansa Adat Kajang yang sakral, serta siluet Tarian Tradisional yang dinamis.
Batik ini nantinya akan ditetapkan sebagai pakaian dinas wajib bagi seluruh ASN di lingkup Pemkab Bulukumba yang dikenakan setiap hari Jumat.

Apresiasi dan Kebanggaan Daerah
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta), mengungkapkan rasa bangganya atas kemandirian ekonomi yang ditunjukkan masyarakat Desa Topanda.
“Ini adalah bukti nyata bahwa Bulukumba mampu menghasilkan karya berkualitas dari tangan kreatif masyarakat kita sendiri. Batik ini bukan sekadar pakaian dinas, tapi simbol kemandirian dan kebanggaan daerah,” tegas Andi Utta.

Senada dengan Bupati, Hamzir Arsyad, seorang ASN dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora), turut memuji kenyamanan dan estetika batik baru ini. Menurutnya, kualitas kain dan desainnya sangat layak dibanggakan untuk digunakan di berbagai acara resmi.

Lahir dari Pendampingan Profesional
Lahirnya industri batik pertama di Bulukumba ini merupakan hasil inisiasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang bekerja sama dengan Dekranasda.
Pada akhir 2025, para pengrajin yang awalnya hanya memproduksi kain pantai diberikan pelatihan intensif oleh ahli batik dari Yogyakarta. Transformasi cepat ini berhasil mengubah Kelompok Bunga Mawar menjadi produsen batik yang kompeten dalam waktu singkat.



×
Berita Terbaru Update