![]() |
| Gambar:Saiful Alief Subarkah (Ketua Forum Pimpinan Redaksi Multi Media) |
Opini
Menjaga Identitas di Tengah Arus Zaman
Pembangunan Kabupaten Bulukumba selama enam dekade terakhir telah membuktikan bahwa kemajuan fisik harus berjalan beriringan dengan penguatan jati diri. Nilai-nilai kearifan lokal, mulai dari keteguhan masyarakat adat Kajang hingga etos kerja kemaritiman yang melegenda, menjadi fondasi utama karakter masyarakat Bulukumba: Berani, Jujur, dan Teguh Budaya.
Ketua Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) Bulukumba, Saiful Alief Subarkah, menekankan bahwa indikator keberhasilan sebuah daerah tidak hanya dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi atau megahnya infrastruktur.
"Pembangunan sejati adalah tentang kualitas manusia. Kita butuh masyarakat yang kokoh secara karakter, berdaya saing global, namun tetap bijak memegang akar budayanya di tengah disrupsi zaman," ujar Saiful dalam catatan refleksinya.
Peran Strategis Media dan Keberlanjutan
Sebagai nakhoda FPRMI Bulukumba, Saiful menyoroti peran vital media massa sebagai pilar keempat demokrasi dalam mengawal narasi pembangunan. Menurutnya, pembangunan berkarakter dan keberlanjutan (sustainability) adalah dua hal yang saling mengunci.
Media memiliki tanggung jawab moral untuk:
Mencerdaskan Publik: Menjadi jembatan informasi yang akurat dan edukatif.
Kontrol Sosial: Menyediakan ruang kritik yang konstruktif demi perbaikan kebijakan.
Katalisator Optimisme: Menjadi saluran inspirasi yang menumbuhkan harapan kolektif.
"Di era digital yang serba cepat, tantangan terbesar insan media adalah menjaga integritas dan etika. Kita harus memastikan pembangunan hari ini tidak mengorbankan kepentingan generasi mendatang," tambahnya.
Mempersiapkan Generasi Penerus
Konsep keberlanjutan yang diusung bukan hanya soal pelestarian lingkungan, melainkan juga kesinambungan nilai dan pengetahuan. Bulukumba masa depan bergantung pada kesiapan generasi muda yang kritis, melek informasi, dan sadar akan perannya sebagai pewaris daerah.
Menutup refleksinya, Saiful mengajak seluruh elemen pemerintah, masyarakat, dan insan pers untuk memperkuat kolaborasi. Sinergi ini diperlukan untuk mengawal kebijakan secara objektif demi mewujudkan visi Bulukumba yang maju dan lestari.
"Dirgahayu Kabupaten Bulukumba ke-66. Mari kita wujudkan Bulukumba Berkarakter, Bulukumba Berkelanjutan."


