Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Nyawa yang melayang hari ini adalah representasi dari kegagalan negara dalam melindungi rakyatnya

Jumaat, 29 Ogos 2025 | 10:46 PG WIB Last Updated 2025-08-29T03:46:16Z

Opini
Fabem Jatim : Usut Tuntas Dan Copot Kapolri
Oleh: Romdoni,S.Pd

SIMPULINDONESIA.com_ Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Jawa Timur dengan tegas mengecam Institusi Polri. Polri yang seharusnya berdiri di garda terdepan dalam melindungi, mengayomi dan melayani rakyat malah berbanding terbalik, justru Polri menjadi alat kekerasan yang menyeramkan dan bahkan menakutkan bagi rakyat.

Peristiwa ini bukan hanya sebuah insiden, melainkan bukti nyata bahwa praktik kekerasan negara terhadap rakyat masih terus berlangsung. Melihat bagaimana Demokrasi semestinya memberi ruang kebebasan berpendapat, kebebasan berkumpul, serta jaminan keselamatan bagi setiap warga negara yang menyampaikan aspirasi dibuka umum.


Tindakan aparat kepolisian yang melindas driver ojol (Ojek Online) yang bernama Moh. Umar Amirudin hingga meninggal adalah bukti nyata bahwa Polri telah kehilangan jati dirinya. Kekerasan demi kekerasan yang dilakukan oknum aparat kepolisian menunjukkan bahwa Polri ini semakin jauh dari nilai-nilai kemanusiaan dan konstitusi.

Bagi kami, gugurnya saudara Moh. Umar Amirudin adalah duka yang mendalam dan sekaligus menjadi tamparan keras bagi demokrasi Indonesia. Nyawa yang melayang hari ini adalah representasi dari kegagalan negara dalam melindungi rakyatnya. (*)
×
Berita Terbaru Update