Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Bangun Sinergitas Kamtibmas, Polres Bulukumba Kukuhkan Komunitas Ojol Jadi ‘Sensor Keamanan’

Rabu, 11 Februari 2026 | 18.09 WIB Last Updated 2026-02-11T11:09:32Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA,— Dalam upaya memperkuat sistem pengamanan swakarsa dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, Polres Bulukumba menggelar Apel Ojol Kamtibmas di Lapangan Apel Mapolres Bulukumba, Rabu pagi (11/2/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., ini dirangkaikan dengan penyematan Pin Polantas Mappattabe serta pembagian helm standar keselamatan sebagai bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan 2026.


Perkuat Nilai Lokal lewat 'Mappattabe'

Momentum apel ini ditandai dengan penyematan Pin Polantas Mappattabe kepada perwakilan komunitas ojek online (ojol) dan kurir lokal, seperti Kurirta dan J&T.


Istilah Mappattabe diambil dari kearifan lokal yang mengedepankan nilai sopan santun dan penghormatan. Dalam konteks kepolisian, simbol ini menjadi representasi pendekatan humanis Polri untuk mengajak masyarakat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan penjaga etika di jalan raya.


Ojol Sebagai Mitra Strategis dan 'Sensor Keamanan'

Dalam amanatnya, AKBP Restu Wijayanto memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para pengemudi ojol dan kurir yang disebutnya sebagai elemen penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.


"Rekan-rekan bukan sekadar pejuang nafkah bagi keluarga, namun merupakan mitra strategis Polri. Dengan mobilitas tinggi yang menjangkau setiap sudut wilayah, rekan-rekan adalah 'sensor keamanan' efektif yang seringkali menjadi saksi pertama kejadian di lapangan," tegas Kapolres.


Kapolres menekankan bahwa informasi cepat dari para pengemudi di lapangan sangat krusial dalam mencegah tindak kriminalitas, mulai dari peredaran narkoba, aksi begal, tawuran, hingga kecelakaan lalu lintas.


Tiga Instruksi Utama untuk Komunitas Kurir & Ojol

Guna mewujudkan kerja sama yang konkret, Kapolres Bulukumba menitipkan tiga pesan utama:

  • Pelopor Keselamatan: Menjadi contoh bagi masyarakat dalam kepatuhan rambu lalu lintas dan penggunaan perangkat keselamatan standar.
  • Responsibilitas Informasi: Meningkatkan kepekaan terhadap potensi gangguan kamtibmas dan segera melapor melalui Call Center 110.
  • Solidaritas Positif: Menjaga kekompakan antar-komunitas dan tidak mudah terprovokasi oleh isu hoaks yang dapat memicu konflik sosial.


Jaminan Keamanan bagi Pekerja Jalanan

Menutup arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Polres Bulukumba selalu terbuka memberikan perlindungan. Ia mempersilakan para pengemudi yang merasa terancam atau merasa tidak aman saat bekerja di jam-jam rawan untuk segera merapat ke Polsek atau Pos Polisi terdekat.


Kegiatan ini dihadiri pula oleh Wakapolres Bulukumba Kompol H. Syafaruddin, S.H., Pejabat Utama (PJU) Polres Bulukumba, perwakilan Dinas Perhubungan Ahmad Saenal, serta perwakilan Jasa Raharja Faisal. 


Acara diakhiri dengan sesi silaturahmi dan foto bersama untuk mempererat kedekatan emosional antara aparat penegak hukum dan komunitas.

×
Berita Terbaru Update