SIMPULINDONESIA.com_Bontobahari — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bontobahari menggelar rangkaian kegiatan Semarak Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW yang berlangsung sejak 26 - 30 Januari 2026. Kegiatan ini diawali dengan lomba ceramah agama tingkat SD, SMP, dan SMA dengan mengangkat tema “Shalat dan Zakat”.
Kepala KUA Kecamatan Bontobahari, H. Muhammad Ansar Mahdy, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting karena baru kembali dilaksanakan secara semarak setelah beberapa tahun vakum akibat pandemi Covid-19.
“Kegiatan peringatan Isra Mi’raj dengan rangkaian lomba seperti ini sudah lama tidak dilaksanakan. Pasca pandemi Covid-19, tahun ini menjadi momentum kebangkitan kembali kegiatan keagamaan yang melibatkan pelajar dan masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan tahun ini juga menjadi pembeda dari peringatan Isra Mi’raj selama lima tahun terakhir, yang sebelumnya lebih banyak dilakukan secara sederhana dan penuh kekeluargaan terntunya.
“Yang membedakan tahun ini adalah keterlibatan pelajar lintas jenjang serta kolaborasi berbagai unsur masyarakat. Ini merupakan upaya membangkitkan kembali semangat syiar Islam dan pembinaan generasi muda,” tambahnya.
Melalui lomba ceramah tersebut, lanjut Ansar Mahdy, KUA Bontobahari ingin menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini sekaligus melatih keberanian dan kemampuan dakwah para pelajar.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk mensukseskan kegiatan ini.
Puncak peringatan Isra Mi’raj dilaksanakan usai Shalat Jumat pada Jumat, 30 Januari 2026, yang diisi dengan ceramah hikmah Isra Mi’raj oleh Ustadzah Hj. Pujianti, S.Ag., M.Pd, Direktur LPKS BKPRMI Bulukumba sekaligus Muslimat Sekretaris Umum NU Kabupaten Bulukumba.
Dalam tausiyahnya, Ustadzah Hj. Pujianti menekankan pentingnya shalat sebagai tiang agama serta zakat sebagai wujud kepedulian sosial yang mampu mempererat ukhuwah dan solidaritas umat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur Tripika Kecamatan Bontobahari, yang tampak berbaur dalam suasana penuh kekeluargaan. Hadir di antaranya Camat Bontobahari, Kapolsek Bontobahari, para lurah, pengurus masjid, Majelis Taklim Fathul Yakin Tanahberu, serta para penyuluh agama Islam.
Penyuluh Agama KUA Bontobahari, Abd. Halim Amsur, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor dalam kegiatan keagamaan seperti ini menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan umat.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan hari besar Islam, tetapi juga ajang silaturahmi dan penguatan peran KUA sebagai pusat pembinaan umat di tingkat kecamatan,” ungkapnya.
Rangkaian Semarak Isra Mi’raj ini diharapkan mampu menghidupkan kembali tradisi keagamaan yang edukatif, memperkuat ukhuwah, serta melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan keislaman.
Ia pula menambahkan, kita merekomendasikan salah satu dari yang juara 1 untuk tampil ceramah tarwih di Masjid Kapal Munzalan Bontobahari, apakah itu putri atau putra dari semua tingkatan.
Puncak isra mi’raj ada persembahan tampilan shawalat dari MT. Fathul Yakin Tanaberu dan tampilan ceramah dari salah seorang yang juara 1.


