![]() |
| Gambar: Pandi (terdakwa) -Dok Postingan Medsos (Facebook) |
Kronologi dan Tuntutan Jaksa
Pandi, yang selama ini dikenal sebagai tulang punggung keluarga, ditangkap dalam sebuah operasi penggagalan penyelundupan narkoba di jalur laut. Berdasarkan fakta persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan tuntutan pidana mati karena jumlah barang bukti yang sangat fantastis, yakni 2 ton sabu.
Dalam nota pembelaannya, Pandi menangis histeris dan bersumpah bahwa dirinya tidak mengetahui adanya barang terlarang di dalam kapal yang ia tumpangi. Ia mengklaim hanya bekerja sebagai buruh kasar dan tidak menyadari bahwa kapal tersebut digunakan oleh sindikat internasional.
"Sumpah saya tidak tahu kalau kapal yang saya tumpang ada barang haram, tolong saya dijebak," ujar Pandi di sela-sela persidangan.
Isu "Kambing Hitam" dan Reaksi Keluarga
Kasus ini memicu reaksi emosional dari pihak keluarga. Ibu kandung Pandi dilaporkan mengalami histeria dan memohon perlindungan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Pihak keluarga meyakini bahwa Pandi hanyalah "tumbalkan" atau kambing hitam dari sindikat besar yang hingga kini belum tersentuh hukum.
"Anak saya hanya kuli untuk keluarga, kenapa diperlakukan seperti bandar kelas kakap? Sindikat aslinya masih berkeliaran di luar sana," ungkap sang ibu dalam permohonannya.
Opini Publik dan Keadilan bagi Rakyat Kecil
Kini, publik mulai mempertanyakan transparansi penegakan hukum dalam kasus ini. Beberapa poin yang menjadi sorotan masyarakat antara lain:
- Logika Penyelundupan: Bagaimana mungkin barang bukti sebesar 2 ton bisa lolos tanpa melibatkan jaringan yang lebih sistematis daripada sekadar seorang ABK.
- Keadilan Sosial: Kekhawatiran bahwa hukum tajam ke bawah namun tumpul ke atas jika aktor intelektual di balik 2 ton sabu tersebut tidak segera ditangkap.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kuasa hukum Pandi terus mengupayakan pembelaan (pleidoi) guna meringankan hukuman dan membuktikan bahwa kliennya tidak memiliki mens rea (niat jahat) dalam peredaran gelap narkotika tersebut.(Red)


