Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Diprediksi, 2 Kandidat Bacalon Ketua Bersaing Rebut 13 Suara di Musda VI Partai Golkar Pangkalpinang

Minggu, 15 Februari 2026 | 13.12 WIB Last Updated 2026-02-15T06:12:25Z


SIMPULINDONESIA.com_ PANGKALPINANG,- Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Pangkalpinang direncanakan akan di gelar di Hotel Cordela Pangkalpinang pada Senin, (16/2/2026) pukul 14.00 WIB.

Dalam pelaksanaan Musda VI Partai Golkar Pangkalpinang kali ini lebih di percepat dari waktu berakhirnya masa kepengurusan yakni pada bulan Oktober 2026 mendatang.

Hal ini sebagaimana mana adanya Surat Intruksi dari DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang disampaikan kepada DPD II Partai Golkar Kota Pangkalpinang pada bulan Januari 2026 dengan Nomor : SE-01/DPD-GOLKAR/BABEL/I/2026 tentang Intruksi Pelaksanaan Musda Partai Golongan Karya Kabupaten/Kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Surat Intruksi DPD Partai Golkar I Babel berbunyi bahwa konsolidasi organisasi harus segera melakukan di suluruh tingkatan Partai Golkar se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sedangkan percepatan Musda merupakan bagian dari instruksi DPP untuk memperkuat kepengurusan dari tingkat pusat hingga daerah di bawah kepengurusan baru.

Hal itu juga dituangkan berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan DPP Partai Golkar Nomor : JUKLAK-2/DPP/GOLKAR/IV/2025 tanggal 29 April 2025 tentang Penyelenggaraan Musyawarah Partai Golkar di Daerah.

Berdasarkan informasi terbaru, Musda VI Partai Golkar Pangkalpinang di predisikan akan berlangsung seru meskipun tren dipercepat,.

Dari data yang diperoleh menyebutkan bahwa ada 2 nama figur yang akan menginisiasi bursa pencalonan Ketua Partai Golkar Kota Pangkalpinang, yakni Mohammad Belia Murantika, S.I.P dan Ady Irawan, S.E.

Kedua figur bacalon, untuk saat ini sama-sama masih menjadi Pengurus DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang. Namun, yang membedakannya, Mohammad Belia Murantika berada di Sayap Partai Golkar yakni Ketua AMPI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sedangkan Adi Irawan berada Didirikan oleh Partai Golkar, yakni Ketua AMPG Kota Pangkalpinang.

Berkenaan seputar pelaksanaan Musda VI Partai Golkar Kota Pangkalpinang, Ketua DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang, Dr. Zufriady, S.E., M.M. dalam keterangannya mengatakan Musda kali ini tidak hanya sekadar memilih ketua dan mengisi kepengurusan, akan tetapi juga untuk fokus pada : menyusun strategi untuk agenda politik mendatang.

Termasuk konsolidasi internal. Reformasi sistem politik dan efisiensi biaya demokrasi untuk menghadapi berbagai agenda kegiatan Partai Golkar. Memperkuat struktur untuk menjawab tantangan Pilkada dan pemilu ke depan. 

Setidaknya, Musda VI Partai Golkar Kota Pangkalpinang dapat dipandang sebagai momentum krusial untuk memastikan loyalitas dan soliditas partai di tingkat daerah. 

Zufriady memberitahukan bahwa berdasarkan informasi terbaru, dari hasil Rapat Panitia SC (Steering Committee atau Panitia Pengarah) & OC (Organizing Committee atau Panitia Pelaksana) Musda VI Partai Golkar Tahun 2026 tetap dilaksanakan sesuai rencana. Meskipun pelaksanaan Musda di percepat.

"Baik SC maupun OC sudah menyatakan kesiapannya. Segala sesuatu yang berkaitan dengan agenda sudah disiapkan dan tersusun rapi. Hanya menunggu hari "H" nanti," tambahnya.

Dalam Musda ini, lanjut Zufriady bagi yang mencalonkan diri ingin menjadi Ketua untuk siap kalah dan siap menang. Gunakan konsep merangkul bukan memukul. 

Artinya, bagi yang menang untuk dapat merangkul yang kalah dan untuk tetap bekerjasama memperkuat kepengurusan Partai Golkar di Pangkalpinang untuk lima tahun kedepannya. Sedangkan yang kalah untuk tetap eksis bekerjasama.

Disisi lain, Zufriady meminta bahwa untuk SC dan OC tetap berjalan bekerja sesuai porsi dan tanggung jawabnya masing-masing. Karena waktu pelaksanaan Musda tinggal beberapa hari lagi.

"Saya tegaskan dan saya minta agar pelaksaan Musda VI Golkar Kota Pangkalpinang berjalan aman, tetib dan lancar. Utamakan kepentingan bersama demi untuk kemajuan Partai. Ikuti aturan sesuai AD/ART dan PO Partai Golkar," Zufriady berharap seraya menegaskan bahwa diri tidak lagi mencalonkan Ketua Partai Golkar Kota Pangkalpinang.

Lebih jauh ia menekankan bahwa Musda adalah instrumen krusial untuk memastikan soliditas kader tetap terjaga. Musda ini bukan sekadar rutinitas organisasi untuk memilih ketua baru, melainkan momentum strategis bagi kita semua untuk memperkuat konsolidasi dan menjaga kekompakan hingga ke tingkat akar rumput.

Pimpinan Partai Kota Pangkalpinang harus menjadi motor penggerak utama dalam setiap kerja-kerja politik dan program pengabdian partai kepada masyarakat.

"Untuk itu bagi para calon ketua, silahkan bertarung sesuai dengan AD/ART dan PO Partai Golkar. Jangan dilanggar dan di tentang. Partai Golkar Partai Besar. Selalu menjunjung tinggi hasil dari keputusan Musda tersebut," imbuh menutup pembicaraannya.

SC Sudah Persiapkan Materi
"Dengan Bismillah Insyaallah kami dari SC sudah mempersiapkan Meteri Musda XI Partai Golkar Kota Pangkalpinang Tahun 2026 dan siap untuk melaksanakannya," tukas Ketua SC Musda VI Partai Golkar Kota. Ibu Zubaidah kepada SimpulIndonesia.com selesai rapat Panitia SC dan OC.

Meskipun sedikit adanya problem dan kendala di intren DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang, menurut Politisi senior Partai berlambang pohon Beringin ini bahwa kendala itu pasti ada dan itu suatu hal yang biasa. Harus disikapi dengan bijak demi untuk terlaksananya kegiatan ini.

"Ya, kita sikapi dengan positive thinking. Meskipun di duga ada yang menghambat proses pelaksanaan Musda ini," sentil Zubaidah sedikit kesal.

Lebih jauh ibu Zubaidah menegaskan bahwa pihak SC sudah menyelesaikan penyusunan Materi Musda VI Partai Golkar Kota Pangkalpinang. Dalam materi yang di susun sudah sesuai aturan yang ada. Baik itu aturan AD/ART dan PO Partai Golkar.

"Pelaksanaan Musda Partai Golkar VI Kota Pangkalpinang Jangan melanggar dari AD/ART dan PO Partai Golkar," tegas ibu Zubaidah seraya menyebutkan khususnya bagi mereka yang ingin mencalonkan diri menjadi ketua.

Ia juga memberitahukan bahwa pendaftaran calon ketua DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang Periode 2026 - 2030 hanya di buka cuma satu hari saja. Ini dikarenakan waktu begitu mepet. Pendaftaran resmi di buka pada hari Sabtu (15/2/2026) mulai jam 09.00 WIB - 00.00 WIB.

"InsyaAllah kita mulai buka pendaftaran hari Sabtu dari jam 00.00 WIB WIB. Siapa pun boleh mendaftarkan diri menjadi calon ketua. Karena Partai Golkar Partai terbuka. Namun harus memenuhi beberapa persyaratan yang ada. Salah paling utamanya adalah memiliki KTA Partai Golkar dengan kriteria yang bersangkutan minimal harus menjadi pengurus satu periode. Ini dengan dibuktijan SK Kepengurusan ketika dia menjadi pengurus PartaiGolkar," terang ibu Zubaidah yang juga ⁷⁷Ketua LSM Perlindungan dan Pemberdayaan Hak-hak Perempuan dan Anak (P2H2P) Babel.

Ia juga menghimbau dan berharap kiranya semua Pengurus baik DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang, PK Kecamatan dan Kelurahan harus solid. Siapa pun yang terpilih harus kita dukung.

Dipertegasnya, bahwa dalam proses pemilihan ketua, ada 13 hak suara yang akan diperebutkan, yakni 7 suara dari Kecamatan, 1 suara dari sayap, 1 suara dari didirikan, 1 suara dari mendirikan, 1 suara dari ketua DPD II, 1 suara dari DPD I dan 1 suara dari Wantim.

Terkait syarat pendaftaran, ketika ditanya bila ada yang ikut mendaftar tapi belum memenuhi beberapa persyaratan, apakah diterima. Dengan bijak Zubaidah mengatakan bahwa siapa pun boleh mendaftarkan diri.

Nanti, ketika di forum pembahasan tatib tentang persyaratan calon ketua (Komisi A : Organisasi) baru akan dibahas persyaratan tersebut. Kemudian baru dietapkan tentang persyaratan tersebut.

Menurut Zubaidah sebagai kader partai, mereka sebagai bakal calon pasti sudah mengetahui tentang persyaratan utama yang harus dipenuhi.

 “Bakal calon ketua itu kader partai, pasti mereka sudah tahu terkait persyaratannya. Disini kita tidak bisa membatasi kandidat yang ingin mendaftar. makanya waktu verifikasi berkas 1 hari sebelum pelaksaan musda,” tutur Zubaidah yang juga menjavat ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD II Partai Golkar Kota Pangkapinang ini.

"Dalam pelaksanaan Musda ini saya minta aman, kondusif, tertib dan sesuai aturan. Sehingga Musda berjalan sesuai dengan keinginan kita bersama mulai dari pusat, provinsi dan Kabupaten/Kota," tandasnya menutup pembicaraannya.

OC Nyatakan Kesiapannya Pelaksanaan Musda
"Saya selaku ketua OC Musda VI Partai Golkar Kota Pangkalpinang menyatakan bahwa semua yang masuk dalam kepaniataan sudah bergerak untuk melakukan tugasnya sesuai bidangnya masing-masing," tegas Firman Aghriby.

Menurut Firman sehari setelah Rapat Pleno terkait pembahasan pembentukan SC dan OC untuk melaksanakan Musda VI Partai Golkar Kota Pangkalpinang Tahun 2026, dirinya langsung melakukan rapat kepanitiaan guna memastikan kesiapan para Panitia. Mengingat waktu pelaksanaan Musda begitu mepetvdan singkat.

Oleh karena itu, hampir semua Panitia siang malam bekerja ekstra keras demi kesuksesan acara Musda ini. Semua ini adalah bentuk dedikasi, komitmen, dan usaha maksimal yang melampaui standar biasa yang diberikan dari Panitia.

"Kami bekerja didasari ĥ ketekunan, konsistensi, dan kesediaan mengorbankan waktu serta tenaga untuk memastikan setiap detail pekerjaan dan pada titik vital lainnya," ujar Firman. 

Intinya, kata Firman pekerjaan yang dilakukan ini adalah Kerja Tim atau Super Tim. Karena untuk mencapai keberhasilan tidak datang dalam sekejap atau semalam, melainkan melalui proses perjuangan, ketekunan, dan kerja keras.

"Kami selaku panitia ingin acara Musda ini berjalan sesuai dengan keinginan kita bersama, sukses dan lancar," kilah Firman seraya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua Panitia OC, SC dan pengurys DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang yang telah banyak mensuport kepada Panitia OC. (Aimy).
×
Berita Terbaru Update