PORSENIJAR PGRI merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan insan pendidikan dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Dalam cabang catur yang dikenal sarat akan strategi dan ketahanan mental, La Iwan harus bersaing ketat dengan para atlet catur terbaik dari berbagai daerah.
Berkat ketenangan dan strategi yang matang, Kepala SMPN 1 Towuti ini berhasil menembus dominasi lawan hingga mencapai podium juara kedua. Pencapaian ini tidak hanya membanggakan secara pribadi, tetapi juga mengukuhkan posisi Kabupaten Luwu Timur sebagai daerah dengan potensi atlet catur yang mumpuni di tingkat regional.
Di balik kesuksesannya, La Iwan bukanlah sosok baru dalam dunia catur. Saat ini, beliau memegang peran strategis sebagai Ketua Harian Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kabupaten Luwu Timur sekaligus Pembina Sorowako Chess Club (SCC).
Dedikasi La Iwan dalam membina dan memasyarakatkan olahraga catur di Luwu Timur dinilai menjadi katalisator bagi lahirnya talenta-talenta muda berbakat. Kiprahnya yang konsisten dalam mengasah kemampuan para pecatur daerah menjadi inspirasi bagi generasi penerus di Bumi Batara Guru.
Keberhasilan ini menuai apresiasi luas dari berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan prestasi yang diraih oleh La Iwan.
"Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa dengan pembinaan yang berkelanjutan, atlet kita mampu berdaya saing tinggi di tingkat provinsi. Semoga keberhasilan La Iwan menjadi pemacu semangat bagi seluruh insan olahraga di Luwu Timur untuk terus berkarya dan mengharumkan nama daerah," ujar perwakilan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di Kabupaten Luwu Timur untuk terus mengasah potensi diri, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta berani berkompetisi di ajang yang lebih tinggi demi kemajuan dunia olahraga di Sulawesi Selatan.

