Pemeriksaan intensif ini dipusatkan di Gudang Bulog, Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang. Langkah proaktif ini diambil guna menjamin bahwa beras yang didistribusikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berada dalam kondisi prima dan sesuai regulasi ketahanan pangan.
Standar Kelayakan Jadi Prioritas
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Bulukumba, Andi Silviah, menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan instrumen penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program bantuan pemerintah.
"Kami melakukan pengecekan secara mendalam untuk memastikan beras tidak hanya tersedia secara kuantitas, tetapi juga berkualitas. Beras harus dalam kondisi baik, tidak rusak, dan memenuhi standar mutu sebelum sampai ke tangan masyarakat," ujar Andi Silviah di sela-sela peninjauan.
Sinergi Lintas Sektoral
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya:
- AKP Abd Rahman Mubin (Kasat Binmas Polres Bulukumba)
- Kapten Inf Syahrir Burhan (Pasiter Kodim 1411 Bulukumba)
- Nohrin (Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog Bulukumba)
Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog, Nohrin, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan prosedur penyimpanan ketat untuk menjaga integritas fisik beras. Pemeriksaan meliputi pengecekan kadar air, kebersihan butiran, hingga ketahanan kemasan agar tidak terjadi penurunan kualitas selama masa distribusi.
Pengawasan Distribusi dan Keamanan
Selain aspek kualitas, keterlibatan unsur TNI dan Polri bertujuan untuk memperkuat pengawasan distribusi di lapangan. AKP Abd Rahman Mubin menyatakan dukungan penuh kepolisian dalam mengawal program ini demi mencegah terjadinya penyimpangan atau praktik spekulasi yang dapat merugikan masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, pihak Kodim 1411/Bulukumba berkomitmen memastikan jalur distribusi hingga ke tingkat desa berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Dengan adanya inspeksi rutin ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap penyaluran bantuan pangan periode Januari–Februari 2026 dapat memberikan dampak signifikan bagi penguatan ketahanan pangan keluarga dan menekan angka inflasi di daerah.
