Ide yang muncul diteruskan dengan kegiatan gotong royong membersihkan kantor baik sekali. Ini boleh dibilang sebagai simbol memulai kerja, disiplin, dan kebersihan lingkungan kerja.
Kinerja dan gebrakan yang Fokus utamanya pada kebersihan untuk memastikan kantor bersih dan nyaman sebelum memulai tugas resmi ditempat tersebut.
Gotong royong pembersihan Kantor Golkar sebelum pelantikan merupakan inisiatif positif untuk menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman.
Kegiatan ini meningkatkan kebersamaan dan membangun semangat kekeluargaan antar anggota, mencerminkan nilai-nilai soliditas.
Aksi nyata ini juga meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana menjelang momen penting yakni pelantikan ketua beserta jajaran pengurus.
Hal semcam itu juga dilakukan oleh pengurus DPD II Partai Golkar Kota Pangkalpinang yang baru terbentuk bersama pengurus Sayab, Didirikan dan Mendirikan Partai Golkar melakukan aksi gotong royong bersih-bersih kantor dan perkarangangan.
Pada informasi yang ada, narasi mengenai sosok yang membuat gebrakan gotong royong bahkan sebelum resmi dilantik merujuk pada Adi Irawan menjelang pelantikannya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Pangkalpinang periode 2026-2031 pada Hari Minggu tanggal 26 April 2026 nanti.
Berdasarkan hasil liputan SimpulIndonesia.com pada Jum'at (3/4/2026) pagi di Sekretariat DPD II Partai Golkar Kota Pangkalpinang, Jalan Hamidah Pangkalpinang terlihat kegiatan gotong royong tersebut langsung di komando oleh Ketua DPD II Partai Golkar Kota Pangkalpinang Periode 2026-2031 yang baru terpilih, Adi Irawan bersama seluruh pengurusan DPD II Partai Golkar, Sayab, Didirikan, Mendirikan dan kader Partai Golkar.
Mereka begitu kompak dan saling bahu-membahu membersihkan kantor dan perkarangangan kantor.
Suasana gotong royong berlangsung hangat, penuh kekompakan dan candaan. Para kader terlihat antusias membersihkan halaman, merapikan area sekitar, dan menata fasilitas di lingkungan kantor. Mengingat kondisi tampak depan Kantor Partai Golkar sudah banyak yang rusak.
Dengan aksi ini, setidaknya, Adi Irawan telah menunjukkan komitmennya bahwa dengan gotong royong dapat membentuk kekuatan politik, menciptakan suasana yang adem dan harmonis sebelum resmi nanti dilantik.
Tindakan ini dipandang perlu, selain untuk kebersihan kantor, juga sebagai upaya nyata untuk menyatukan kekuatan Partai Golkar dalam membangun Kota Pangkalpinang dan bukan tidak hanya sekadar wacana.
Gebrakan ini dianggap sebagai tanda bahwa semangat gotong royong akan terus melakukan pendalaman terhadap kader, pengurus mulai dari Tingkat II, PK Kecamatan, Kelurahan, Sayab, Mendirikan dan Didirikan.
Membersihkan kantor sebelum acara pelantikan adalah langkah krusial untuk menciptakan kesan pertama yang profesional, rapi, dan khidmat.
"Aksi ini bukan sekadar membersihkan kantor dan perkarangangan, melainkan juga menjadi momen penting untuk memperkuat soliditas internal Partai Golkar di Kota Pangkalpinang," tukas Ketua Partai Golkar Kota Pangkalpinang, Adi Irawan kepada SimpulIndonesia.com.
“Melalui gotong royong, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” tambah Adi Irawan.
Adi mengatakan kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang pelantikan serentak tujuh DPD II Partai Golkar, yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026 di Belitong Resort, Pantai Pasir Padi, Temberan, Pangkalpinang.
Ia menambahkan bahwa pihaknya berencana melakukan rehabilitasi bangunan sekretariat secara bertahap agar aktivitas organisasi bisa berjalan lebih representatif dan nyaman.
Adi berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, partai ini menegaskan komitmennya untuk tidak hanya bekerja bagi kader, tetapi juga untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat luas.
Lebih jauh Adi menyebutkan dalam kegiatan gotong royong ini tidak hanya melibatkan pengurus yang baru, tapi ada juga simpatisan dari kader-kader lama dan pengurus tingkat I Partai Golkar.
Langkah Awal Sebelum Pelantikan
Melakukan kerja bakti sebagai langkah awal sebelum pelantikan tanggal 26 April 2026. Setelah perbaiki kantor kita memperbaiki infrastruktur Partai Golkar.
Ketika infrastruktur sudah baik, lanjut Adi baru lah benahi infrastruktur didalamnya yakni kepengurusan Tingkat Kecamatan hingga tingkat kelurahan.
"Ini yang harus kita optimal kedepan. Pengurus tingkat Kecamatan dan Kelurahan harus kita gerakan. Kita kasih motivasi, karena mereka lah garda kedepan dan ujung tombak untuk kemenangan Partai Golkar kedepannya nanti," ujar Adi.
Setelah pelantikan nanti, Adi menyatakan bahwa target awal yang ia lakukan adalah pembenahan gedung Partai Golkar secara bertahap. Sementara di fokus-kan Perbaikan fisik bangunan dibagian luar. Karena kondisi fisiknya sudah banyak yang rusak. Nanti baru ke bagian dalam gedung.
"Ini juga mengingat kondisi keuangan Partai. Jadi yang akan kita dibenahi, mana yang otoritas lah dulu," tutur Adi.
"Atas nama DPD II Partai Golkar Kota Pangkalpinang, saya mengucapkan banyak terima kasih atas terlaksananya serta suksesnya kegiatan gotong royong di Kantor Partai Golkar Kota Pangkalpinang ini. Baik kepada para Pengurus yang baru, Sayap, Didirikan, Mendirikan, keder-kader lama dan pengurus Tingkat I," sebut Adi seraya menyebutkan bahwa Partai Golkar Kota Pangkalpinang sebagai barometer ibu kota Provinsi.
Pelantikan dimeriahkan Bazar UMKM
Di kesempatan tersebut Adi sempat menyinggung mengenai rencana pelantikan ketua Parai Golkar tingkat Kota Pangkalpinang dan Kabupaten secara serentak pada hari Minggu tanggsl 26 April 2026 di Belitung Resort Pantai Pasir Padi Pangkalpinang.
Pada hari itu juga, lanjut Adi bahwa ada Program Partai Golkar yang melibatkan para UMKM yakni pelaksanaan Bazar UMKM.
"Kita akan mengundang sebanyak 50 UMKM untuk ikut Bazar UMKM. Mereka akan menampilkan produknya masing-masing. Peserta tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Termasuk Partai Golkar telah menyiapkan fasilitas tenda untuk untuk para UMKM," tukas Adi sambil menyebutkan bahwa acarannya terbuka untuk umum.
Berkaitan dengan ada pro kontra saat Musda, Adi dengan santun menyampaikan bahwa dirinya tidak punya rasa dendam atau benci dengan siapa pun termasuk ada kontra saat berlangsungnya pelaksanaan Musda.
Ia juga tdak menutup diri bagi mereka yang ingin bergabung dengan Partai Golkar Kota Pangkalpinang. Menurutnya, masalah adanya pro dan kontra saat Musda, itu adalah hal yang biasa dan sering terjadi dalam proses demokrasi. Namun, setelah itu akan baik lagi dan bersatu kembali.
"Ayo kita sama-sama membesarkan Partai Golkar Kota Pangkalpinang. Saya selaku ketua tidak akan mungkin dapat bekerja sendiri.membesarkan Partai Golkar tanpa adanya dukungan dan kerjasama yang baik dengan kalian semuanya," tegas Adi mengakhiri pembucaraannya. (Aimy).
