Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Pasar Ramadhan Bontotappalang Jadi Primadona, Geliatkan Ekonomi Warga di Desa Pataro

Jumat, 20 Februari 2026 | 18.20 WIB Last Updated 2026-02-20T11:30:18Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA,– Memasuki bulan suci Ramadhan, suasana berbeda tampak di Bontotappalang, Desa Pataro, Kecamatan Herlang. Ruas jalan desa yang biasanya tenang, kini berubah menjadi pusat keramaian yang dipadati pengunjung dari berbagai kalangan. Pasar Ramadhan Bontotappalang kembali hadir menjadi magnet ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pasar ini telah menjadi sentra perbelanjaan utama bagi warga untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa dan persiapan sahur. Tak hanya itu, lokasi ini juga menjadi spot favorit warga untuk menghabiskan waktu menanti azan magrib atau yang akrab disebut dengan tradisi "Ngabuburit."

Magnet Bagi Pengunjung Lintas Kecamatan
Kepopuleran Pasar Ramadhan ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh warga Desa Pataro atau Kecamatan Herlang saja. Banyak pengunjung yang sengaja datang dari luar kecamatan demi berburu takjil khas dan kebutuhan pokok lainnya yang tersedia lengkap dengan harga terjangkau.

Berbagai macam dagangan dijajakan di sini, mulai dari kue tradisional, lauk-pauk matang, minuman segar, hingga bahan pokok untuk keperluan sahur.




Penyambung Nafas Ekonomi Lokal
Hadirnya pasar tahunan ini membawa berkah tersendiri bagi para pelaku UMKM dan pedagang musiman. Salah satu penjual yang ditemui di sela-sela kesibukannya melayani pembeli mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam.

"Alhamdulillah, adanya pasar ini sangat membantu kami. Pendapatan meningkat drastis dibandingkan hari biasa. Perputaran ekonomi di sini sangat terasa manfaatnya bagi kami warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan lebaran nanti," ujarnya dengan wajah sumringah. Jumat 20/02/2026

Apresiasi untuk Pemerintah Desa
Di sisi lain, para pengunjung turut mengapresiasi peran pemerintah setempat dalam memfasilitasi tempat bagi para pedagang. Penataan yang cukup tertib membuat warga merasa nyaman berbelanja meski kondisi pasar sedang padat.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Pataro dan pihak terkait yang memberikan ruang bagi pasar ini. Selain memudahkan kami mencari menu berbuka, ini juga jadi ajang silaturahmi warga," ungkap Supardi Padhy salah satu pengunjung yang sedang berbelanja 

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Pasar Ramadhan Bontotappalang diharapkan terus menjadi tradisi positif yang tidak hanya menjaga kearifan lokal, tetapi juga menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bulukumba, khususnya di wilayah Timur.(Red-msi)



×
Berita Terbaru Update