Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Sambut Satu Dekade, MAPASKA Gelar Wisata Alam dan Budaya "Mannanro Nakku Vol. 1" di Bulukumba

Rabu, 08 Juli 2026 | 11.17 WIB Last Updated 2026-07-08T04:17:40Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA – Sebagai wujud nyata dedikasi dalam melestarikan warisan leluhur dan menjaga keseimbangan ekosistem, Mahasiswa Pemerhati Alam dan Seni Budaya Kajang (MAPASKA) resmi mengumumkan penyelenggaraan event bertajuk Wisata Alam dan Budaya "Mannanro Nakku Vol. 1".

Acara ini menjadi momentum istimewa untuk merayakan satu dekade perjalanan organisasi dalam mengawal pelestarian alam dan kebudayaan di kawasan Kajang, Kabupaten Bulukumba.


​Integrasi Budaya dan Konservasi Alam

​Ketua MAPASKA, Awaluddin Nur, mengungkapkan bahwa "Mannanro Nakku Vol. 1" dirancang sebagai perpaduan harmonis antara edukasi, rekreasi, dan aksi pelestarian. Di tengah pesatnya arus globalisasi, ia menekankan urgensi peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga identitas lokal sekaligus keberlangsungan lingkungan hidup.


​"Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat identitas budaya, meningkatkan kesadaran ekosistem alam, serta menumbuhkan rasa cinta yang mendalam terhadap warisan leluhur yang menjadi kebanggaan masyarakat Kajang," ujar Awaluddin.


​Rangkaian Agenda 25-26 Juli 2026

​Kegiatan yang menargetkan 100 peserta dari berbagai kalangan—mulai dari pemuda, pelajar, hingga aktivis lingkungan dan seni—ini akan berlangsung selama dua hari pada 25–26 Juli 2026. Lokasi utama acara akan terbagi di dua titik, yakni Pantai Ujung Cinta (Desa Lolisang) dan Kawasan Adat Kajang.

​Adapun rangkaian agenda yang telah dipersiapkan meliputi:

  • Panggung Seni dan Sastra: Mengangkat tema "Membaca Polemik Budaya Dalam Realitas Masyarakat" melalui sesi Bincang Sastra. Selain itu, pengunjung akan disuguhkan pameran kebudayaan yang menampilkan artefak tradisional, pakaian adat, infografis sejarah, hingga dokumentasi fotografi. Panggung seni akan dimeriahkan dengan pertunjukan tradisional seperti Tari Pabbitte Passapu, Sinrilik, A'basing, dan Rupama.
  • Aksi Lingkungan: Sebagai bentuk komitmen konservasi, akan dilakukan aksi penanaman 1.000 bibit mangrove di sepanjang pesisir Pantai Ujung Cinta, dilanjutkan dengan kegiatan Clean Up atau aksi bersih-bersih di Kawasan Adat Kajang.
  • Edukreasi: Peserta akan dibekali pelatihan Single Rope Technique (SRT) untuk pemula dan diajak bernostalgia melalui permainan tradisional (Akkarena) seperti Donggak, Cangkong, Galacang, dan Asing-asing.


​Dukungan Terhadap Pariwisata Daerah

​Lebih dari sekadar pertemuan komunitas, "Mannanro Nakku Vol. 1" diproyeksikan menjadi penggerak sektor pariwisata berbasis budaya dan konservasi yang selaras dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Bulukumba.


​Saat ini, persiapan terus dimatangkan oleh jajaran panitia di bawah komando Ketua Panitia Reski, Sekretaris Haikal, dan Bendahara Anggi Pratami. Pihak panitia juga membuka ruang kolaborasi bagi mitra strategis dan sponsor yang ingin berkontribusi dalam mendukung keberlanjutan agenda ini.


​Informasi Kepesertaan

​Masyarakat maupun organisasi yang berminat untuk berpartisipasi atau menjalin kemitraan dapat menghubungi narahubung di nomor 081355656468 (Reski) atau 085399046967 (Awal)


Informasi terkini juga dapat dipantau melalui akun media sosial resmi Instagram @mannanronakku.

×
Berita Terbaru Update