Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Gerak Cepat Kodim 1417 Kendari Selamatkan Balita dari Genggaman

Senin, 06 Juli 2026 | 16.48 WIB Last Updated 2026-07-06T09:48:24Z

(Foto/Ilustrasi).


KONAWE__SIMPULINDONESIA.COM,— Aksi heroik anggota Babinsa Kodim 1417/Kendari berhasil menggagalkan penyanderaan seorang balita perempuan berusia tiga tahun berinisial (K) oleh pria berinisial D (27). 


Insiden menegangkan ini terjadi di depan Koramil 1417-07/Sampara, Kelurahan Rawua, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 08.30 WITA.


Peristiwa bermula saat warga berteriak meminta pertolongan di depan kantor Koramil. 


Teriakan tersebut langsung direspons cepat oleh anggota yang berjaga dengan bergegas menuju lokasi kejadian.


Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari, Kolonel Arm Danny A.P Girsang, S.Sos., M.Han, membenarkan insiden tersebut dan menjelaskan kronologi awal kejadian berdasarkan laporan anggotanya di lapangan.


Di lokasi, anggota Polsek Sampara sempat melakukan negosiasi dan membujuk pelaku agar melepaskan korban. 


Namun, pelaku menolak dan justru meminta disiapkan kendaraan untuk melarikan diri.


Melihat situasi yang belum kondusif, Sertu Yusman mengambil langkah taktis dengan menginstruksikan Kopda Laode Ilfan untuk melakukan penyergapan melalui sisi samping kantor Koramil.


"Saat pelaku mulai lengah ketika hendak menaiki kendaraan sepeda motor yang dibawa oleh salah satu anggota keluarganya, Kopda Laode Ilfan dengan sigap melakukan penyergapan dari belakang dan berhasil menarik korban dari gendongan pelaku," ujar Dandim menyampaikan laporan kronologi dari anggotanya di lapangan.


Aksi cepat tersebut berhasil menyelamatkan korban tanpa luka serius. 


Pelaku kemudian diamankan oleh anggota Polsek Sampara bersama warga dan langsung dibawa ke Mapolsek Sampara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Sementara itu, korban yang sempat mengalami syok dan menangis kini telah dipastikan dalam kondisi aman dan telah diserahkan kembali kepada pihak keluarganya.


Diketahui, pelaku dan korban masih memiliki hubungan keluarga. 


Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif penyanderaan serta proses penyelidikan lanjutan.

×
Berita Terbaru Update