Penanganan yang berlangsung cepat ini merupakan hasil kerja kolaborasi antara Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pemerintah Desa Mattoanging, petugas Puskesmas Tanah Jaya, serta jajaran TNI-Polri.
Perwakilan Kementerian Sosial melalui TKSK Kajang, A. Tasmir, memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat yang ditunjukkan oleh Kapolsek Kajang beserta jajaran dan Danramil Kajang yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan aman.
"Kami sangat mengapresiasi sinergitas yang luar biasa dari Bapak Kapolsek dan Bapak Danramil beserta anggota. Kehadiran mereka di lapangan memberikan rasa aman dan kelancaran dalam proses penanganan pasien ini. Ini adalah bukti bahwa kolaborasi lintas sektoral di Kajang sangat solid demi pelayanan masyarakat," ujar A. Tasmir.
Evakuasi dan Rujukan Medis
Proses penanganan di lapangan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis. Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh petugas Puskesmas Tanah Jaya, pasien segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba sebagai langkah awal stabilisasi medis. Selanjutnya, pasien akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Makassar untuk mendapatkan perawatan intensif lebih lanjut.
Optimalisasi Mobil Sehat Desa
Dalam proses mobilisasi pasien, Kepala Desa Mattoanging, Zainudin, didampingi Kepala Dusun Tabbakang, Muhammad Bakri, turut hadir langsung mengawal proses tersebut. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan "Mobil Sehat Desa" milik Pemerintah Desa Mattoanging.
Penggunaan kendaraan ini menjadi contoh konkret fungsi fasilitas desa dalam mendukung kesejahteraan warga. "Mobil Sehat ini memang disiapkan untuk memfasilitasi kebutuhan mendesak warga, termasuk kondisi darurat medis seperti ini. Kami pastikan warga mendapatkan akses transportasi yang layak," ungkap Kepala Desa Mattoanging, Zainudin.
Keberhasilan evakuasi ini menjadi catatan positif bagi penanganan sosial di wilayah Kabupaten Bulukumba, khususnya Kecamatan Kajang, yang mengedepankan kerja sama kolektif antara pemerintah desa, tenaga sosial, tenaga medis, dan aparat keamanan.

