Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Pastikan Fisik Prima, 247 Calon Jemaah Haji Asahan Ikuti Tes Kebugaran Jasmani

Selasa, 21 April 2026 | 10.10 WIB Last Updated 2026-04-21T03:10:35Z



SIMPULINDONESIA.com_ ASAHAN,– Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kesehatan menggelar pemeriksaan kebugaran jasmani bagi Jemaah Calon Haji (JCH) tahun pemberangkatan 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Senin (20/04/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Jamaluddin, S.Ag., M.M., jajaran Dinas Kesehatan, serta tim medis pendamping haji.

Fisik Kuat sebagai Kunci Ibadah
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto menekankan bahwa ibadah haji merupakan ibadah fisik yang menguras energi dalam durasi yang cukup lama. Perbedaan kondisi lingkungan dan iklim antara Indonesia dan Arab Saudi menuntut jemaah untuk memiliki ketahanan tubuh yang ekstra.

"Ibadah haji memerlukan kondisi tubuh yang bugar. Jemaah harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari dengan rutin berlatih fisik atau berolahraga secara mandiri agar mampu menjalankan seluruh rangkaian rukun haji dengan sempurna," ujar Rianto.

Metode Pemeriksaan dan Standar Kesehatan
Pemeriksaan ini mengacu pada Permenkes Nomor 15 Tahun 2016, di mana penentuan tingkat kebugaran dilakukan melalui tes yang disesuaikan dengan karakteristik individu jemaah. Rangkaian tes meliputi:
  • Skrining Medis: Pengukuran berat badan, pengisian formulir kesehatan paru, dan konsultasi dokter.
  • Tes Rockport: Jemaah melakukan jalan cepat atau lari kecil sejauh 1.600 meter (empat kali putaran area Rumah Dinas Bupati) untuk mengukur kapasitas jantung dan paru.

Sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 2019, pemerintah bertanggung jawab penuh atas pembinaan dan pelayanan kesehatan jemaah mulai dari masa persiapan hingga kembali ke tanah air.

Waspada Suhu Ekstrem di Tanah Suci
Tim medis mengingatkan jemaah untuk waspada terhadap perkiraan cuaca ekstrem di Arab Saudi yang diprediksi mencapai 38°C hingga 42°C. Suhu tinggi ini meningkatkan risiko dehidrasi dan heatstroke.

Sebagai langkah antisipasi, jemaah diimbau untuk:
  • Meningkatkan intensitas minum air putih secara rutin.
  • Mengonsumsi asupan nutrisi yang seimbang.
  • Menggunakan alat pelindung diri (payung, masker, semprotan air) saat beraktivitas di luar ruangan.

Harapan Menuju Haji Mabrur
Kepala Dinas Kesehatan Asahan berharap melalui pemeriksaan ini, sebanyak 247 Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Asahan dapat memetakan kondisi kesehatan mereka sejak dini.

“Tujuan utama kita adalah memastikan seluruh jemaah berangkat dalam keadaan sehat, mampu beribadah dengan optimal, dan kembali ke keluarga sebagai haji yang mabrur,” tutupnya.(Red-Gunawan)
×
Berita Terbaru Update