Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Manfaatkan Potensi Kelapa, BUMDes Pantama Karya Targetkan Penguatan Ekonomi Desa yang Mandiri

Senin, 20 April 2026 | 20.00 WIB Last Updated 2026-04-20T13:00:28Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA,– Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) secara intensif terhadap pelaksanaan kegiatan usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pantama Karya di Desa Pantama. Fokus utama dari evaluasi ini adalah meninjau efektivitas pengelolaan program ketahanan pangan yang dikelola oleh desa.

Tepat pada Senin, 20 April 2026, rombongan dari Dinas PMD Kabupaten Bulukumba meninjau langsung lokasi usaha BUMDes Pantama Karya. Kepala Bidang Pembangunan Usaha Ekonomi Desa (PUED) PMD Bulukumba, A. Agus Salim, bersama rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WITA.

Kehadiran Kabid PUED ini bertujuan untuk melihat secara dekat progres fisik dan manajemen unit usaha di lapangan. Dalam kunjungannya, A. Agus Salim memberikan arahan normatif agar pengelolaan dana desa melalui BUMDes dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan berorientasi pada kemanfaatan publik.

"Penting bagi setiap BUMDes untuk tetap fokus pada pengembangan unit usaha yang berkelanjutan. Kami hadir untuk memastikan bahwa sinergi antara perencanaan di tingkat dinas dan eksekusi di lapangan berjalan selaras demi penguatan ekonomi di tingkat desa," ujar A. Agus Salim.

Optimalisasi Potensi Desa Melalui Komoditas Kelapa
Di bawah nakhoda Suandi selaku Direktur, BUMDes Pantama Karya menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Salah satu terobosan yang kini menjadi fokus utama adalah pengembangan unit usaha jual beli kelapa.

Suandi menegaskan bahwa pemilihan jenis usaha ini sejalan dengan potensi perkebunan kelapa yang melimpah di Desa Pantama. Menurutnya, potensi tersebut harus dikelola secara profesional melalui wadah BUMDes agar nilai tambahnya tetap dirasakan oleh warga sekitar.

"Kami berkomitmen menjadikan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi. Usaha jual beli kelapa ini sangat relevan dengan potensi besar yang dimiliki desa kita. Dengan mengelola komoditas lokal secara mandiri, kita tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga memastikan perputaran ekonomi tetap berada di tingkat desa," ungkap Suandi.


Meski saat ini masih dalam tahap pengembangan, Suandi optimis usaha ini akan terus tumbuh berkat dukungan kolektif. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak, khususnya kepada Pendamping Desa yang senantiasa mengawal langkah BUMDes.

"Proses pengembangan ini tidak lepas dari peran semua pihak. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Muhammad Nasir, SH selaku Pendamping Desa yang selalu memberikan bimbingan strategis agar operasional usaha ini berjalan profesional dan transparan," tambahnya.

Pendamping Desa: Siap Kawal Kemandirian Ekonomi
Senada dengan hal tersebut, Pendamping Desa Muhammad Nasir, SH menegaskan kesiapannya untuk terus mendampingi BUMDes Pantama Karya dalam mencapai target usahanya.

"Kami selalu berupaya memberikan pendampingan maksimal. Selagi tujuannya demi kemajuan desa dan peningkatan taraf hidup masyarakat, kami akan terus mengawal prosesnya, mulai dari penguatan administrasi hingga strategi pengembangan pasar di lapangan," pungkas Muhammad Nasir.

Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi teknis mengenai pengembangan infrastruktur penunjang usaha BUMDes agar kedepannya Desa Pantama mampu menjadi mandiri secara pangan dan ekonomi.
×
Berita Terbaru Update