Sosok Putra Jeneponto yang Berpengalaman
AKP Salehuddin bukan nama baru dalam dunia pemberantasan narkotika di Sulawesi Selatan. Perwira menengah yang dikenal tegas namun humanis ini merupakan putra asli kelahiran Kabupaten Jeneponto. Kedatangannya di Butta Panrita Lopi membawa harapan besar bagi masyarakat dalam memutus rantai peredaran barang haram.
Sebelum mendapat penugasan di Polres Bulukumba, AKP Salehuddin menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Maros. Selama masa pengabdiannya di Maros, beliau dikenal aktif melakukan pengungkapan kasus-kasus krusial dan gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba hingga ke tingkat desa. Selain itu, beliau juga pernah tercatat memiliki rekam jejak yang solid saat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Barru.
Komitmen Memberantas Narkoba
Dalam acara serah terima jabatan (Sertijab), AKP Salehuddin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan pendahulunya dan memperkuat barisan Satresnarkoba Polres Bulukumba.
"Tugas ini adalah amanah. Sebagai putra daerah Sulawesi Selatan, saya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga wilayah kita dari ancaman narkotika. Kami akan bekerja maksimal, tidak ada ruang bagi bandar narkoba di Bulukumba," tegas AKP Salehuddin.
Capaian dan Strategi Ke Depan
Dengan latar belakang pendidikan Magister Hukum (M.H.), AKP Salehuddin dikenal sangat teliti dalam aspek administrasi penyidikan, namun tetap taktis saat melakukan perburuan di lapangan. Beberapa poin utama yang menjadi fokus beliau meliputi:
Pembersihan Internal: Memastikan personel Satresnarkoba bekerja dengan integritas tinggi.
- Pemetaan Wilayah Rawan: Melakukan deteksi dini terhadap jalur-jalur masuk narkoba di wilayah pesisir dan perbatasan Bulukumba.
- Sinergi Masyarakat: Membangun komunikasi dua arah dengan warga agar berani melaporkan aktivitas peredaran narkoba di lingkungan mereka.
Masyarakat Bulukumba kini menaruh harapan besar di pundak sang putra Jeneponto ini. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan "efek jera" bagi para pelaku kejahatan narkotika dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.(Red-Msi)
