Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Secangkir Kopi Perpisahan di Titik Nol: simpulindonesia.com Beri Penghargaan Dua Perwira Polres Bulukumba

Senin, 30 Maret 2026 | 12.06 WIB Last Updated 2026-03-30T05:06:08Z

SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA,– Di bawah cahaya matahari siang yang hangat pada Senin, 30 Maret 2026, suasana di Bundaran Pinisi, Bulukumba, terasa berbeda. Aroma kopi hitam yang mengepul dari Warkop Titik Nol menghadirkan suasana tenang namun sarat makna. 

Di meja kayu sederhana itulah, sebuah pertemuan penting berlangsung—bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah simpul silaturahmi yang menandai purna tugas dua putra daerah terbaik di Polres Bulukumba.

Kasat Reskrim IPTU Muhammad Ali, S.Sos. dan Kasat Narkoba AKP Akhmad Risal, S.E., M.M., M.H., resmi menerima penghargaan dari media simpulindonesia.com atas dedikasi luar biasa mereka dalam menjaga keterbukaan informasi publik.

Penghargaan untuk Kepemimpinan yang Akomodatif
Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Media simpulindonesia, Supardi, sebagai bentuk apresiasi terhadap pola kepemimpinan kedua perwira yang dinilai sangat akomodatif terhadap hak publik dalam mendapatkan informasi.

Di bawah komando mereka, Satreskrim dan Satresnarkoba tidak hanya fokus pada penegakan hukum (represif), tetapi juga aktif memberikan pembaruan data serta edukasi pencegahan (preventif) secara transparan.

"Informasi yang jelas dan mudah diakses adalah bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat. Dengan transparansi, masyarakat dapat melihat sejauh mana komitmen Polri dalam memberantas kejahatan dan peredaran gelap narkoba," ujar Supardi. 

Ia berharap langkah ini menjadi standar baru bagi unit kerja lain untuk terus bersinergi dengan masyarakat melalui arus informasi yang sehat dan kredibel.

Sisi Humanis di Balik Seragam: Pesan dari Hati ke Hati
Di tengah suasana santai yang didukung oleh Titik Kota dan Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, kedua sosok yang dikenal tegas di lapangan ini tampil lebih humanis.

IPTU Muhammad Ali, dengan suara tenang namun bergetar haru, menyampaikan pesan perpisahannya:
“Tak terasa waktu saya bertugas di sini telah usai. Saya berterima kasih atas dukungan teman-teman media dan aktivis yang selama ini menjadi kontrol sosial. Secara pribadi, saya mohon maaf jika selama berinteraksi ada tutur kata yang kurang berkenan, atau ada telepon yang tidak sempat terangkat saat saya sedang berjibaku di lapangan. Semoga silaturahmi kita tetap terjaga meski raga saya berpindah tugas ke Polda Sulsel.”


Senada dengan itu, AKP Akhmad Risal menekankan bahwa perjuangan melawan narkoba adalah tanggung jawab kolektif.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk rekan-rekan media atas kerja sama mengedukasi masyarakat. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama satu tahun lebih ini terdapat kekhilafan. Terima kasih telah menjadi bagian dari kontrol kami selama ini. Sinergi ini harus tetap abadi demi lingkungan yang bersih dari narkoba,” ungkapnya.

Kemitraan yang Tak Terpisahkan
Menutup pertemuan tersebut, Saiful Arif Subarkah menegaskan bahwa Media dan Polri adalah dua mitra yang tidak bisa dipisahkan dalam menjaga kondusivitas daerah. Ia berharap meski jabatan berganti, jalinan persaudaraan yang telah terpupuk di "Bumi Panrita Lopi" tidak akan pernah putus.

Silaturahmi di Warkop Titik Nol siang itu bukan sekadar tentang perpindahan tugas. Ini adalah cerita tentang kepercayaan, kerja sama, dan kemanusiaan. Dari secangkir kopi, lahir sebuah pesan kuat: bahwa sinergi adalah kunci utama menuju masa depan Bulukumba yang lebih baik.(Red-MSI)


×
Berita Terbaru Update