Salah satu apresiasi datang dari Saiful Alief Subarkah (SAS), praktisi media di Kabupaten Bulukumba sekaligus orang tua calon murid. Saat ditemui pada Jumat (3/7/2026), ia mengungkapkan bahwa penyelenggaraan SPMB tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Menurut Saiful, panitia SPMB SMP Negeri 2 Bulukumba berhasil membangun kepercayaan publik melalui mekanisme penerimaan yang terbuka sejak tahap sosialisasi, pendaftaran, verifikasi berkas, hingga pengumuman hasil seleksi.
"Pelaksanaan SPMB di SMP Negeri 2 Bulukumba berjalan sangat baik. Informasi tersampaikan secara terbuka dan profesional, sehingga seluruh tahapan mudah dipahami oleh masyarakat. Hal ini tentu menjadi poin penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan," ujar Saiful.
Ia menambahkan, penerapan sistem layanan yang inovatif secara drastis mengurangi kendala administrasi yang kerap menyulitkan orang tua. Baginya, kemudahan akses informasi merupakan indikator keberhasilan kualitas pelayanan publik di lingkungan sekolah.
Dalam pandangannya, tata kelola SPMB di sekolah tersebut telah mengimplementasikan prinsip-prinsip utama dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025, yakni objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, serta pelayanan yang nondiskriminatif.
Saiful menekankan bahwa konsistensi dalam menjalankan regulasi adalah kunci utama dalam menjaga integritas proses penerimaan. Dengan demikian, segala persepsi mengenai adanya perlakuan khusus atau kecurangan dalam seleksi dapat dihilangkan.
"Kepercayaan masyarakat hanya bisa diraih melalui proses yang jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan. Saya melihat prinsip-prinsip tersebut telah diimplementasikan dengan sangat baik tahun ini," tegasnya.
Keberhasilan SMP Negeri 2 Bulukumba dalam menjalankan SPMB 2026/2027 ini diharapkan dapat menjadi standar pelayanan bagi institusi pendidikan lainnya. Di tengah tingginya tuntutan publik akan transparansi layanan pemerintah, profesionalisme dalam tata kelola pendidikan menjadi fondasi strategis dalam membangun kualitas pendidikan nasional guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

