Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

SKK KOPRI Sulsel Bekali Kader Jiwa Entrepreneur, Kepala BPVP Bantaeng Tekankan Kemandirian Ekonomi

Minggu, 28 Juni 2026 | 16.45 WIB Last Updated 2026-06-28T09:46:15Z



SIMPULINDONESIA.com_Korps PMII Putri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sulawesi Selatan terus memperkuat kualitas kader melalui pelaksanaan Sekolah Kader KOPRI (SKK) yang berlangsung di Kabupaten Barru pada 27 Juni hingga 1 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kapasitas kader agar mampu menjawab tantangan zaman dengan bekal kepemimpinan, intelektualitas, dan kemandirian ekonomi.

Mengangkat tema "KOPRI Sulsel Merawat Perempuan, Tradisi, dan Transformasi Peradaban", SKK diikuti puluhan kader dari berbagai Pengurus Cabang PMII di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Beragam materi strategis disajikan untuk memperkuat kompetensi kader, salah satunya mengenai kewirausahaan.

Materi tersebut dibawakan oleh Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng, Arsad, S.Ag., M.Pd.I. Ia menegaskan bahwa perempuan, khususnya kader KOPRI, perlu membangun mental wirausaha agar mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak hanya bergantung pada lapangan pekerjaan yang tersedia.

Menurut Arsad, kader KOPRI harus memiliki visi yang jelas terhadap masa depan. Kemampuan memimpin organisasi perlu diimbangi dengan keterampilan mengelola usaha sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

"KOPRI harus didorong menjadi perempuan yang mandiri melalui kewirausahaan. Kader KOPRI perlu memiliki desain besar terhadap masa depannya. Selain mahir dalam tata kelola organisasi, mereka juga harus mampu mengembangkan dan mengelola usaha sebagai bekal untuk membangun kemandirian ekonomi," ujarnya.

Ia juga mengajak para peserta untuk terus mengasah keterampilan vokasi, jeli melihat potensi usaha, serta berani berinovasi agar mampu menjadi pelaku usaha yang kompetitif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui pembekalan tersebut, KOPRI diharapkan mampu melahirkan kader perempuan yang tidak hanya unggul dalam kepemimpinan organisasi, tetapi juga produktif, inovatif, dan berperan aktif dalam pembangunan ekonomi serta transformasi peradaban.

Di kesempatan yang sama, Ketua KOPRI PKC PMII Sulawesi Selatan, Ayu, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Kepala BPVP Bantaeng yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada peserta SKK.

Ia menilai materi kewirausahaan merupakan bekal yang sangat dibutuhkan kader KOPRI di tengah dinamika sosial dan ekonomi saat ini.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Arsad atas kesediaannya hadir berbagi ilmu dan pengalaman kepada peserta SKK. Materi mengenai kewirausahaan menjadi bekal yang sangat penting agar kader KOPRI tidak hanya unggul dalam kepemimpinan dan organisasi, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi serta mampu menciptakan peluang usaha di tengah masyarakat," kata Ayu.

Menurutnya, kehadiran narasumber dari unsur pemerintah dan praktisi memberikan wawasan yang lebih komprehensif bagi para kader. Sinergi tersebut diharapkan mampu mencetak kader KOPRI yang adaptif terhadap perubahan, memiliki daya saing tinggi, dan siap menjadi penggerak pemberdayaan perempuan serta pembangunan masyarakat di berbagai sektor.
×
Berita Terbaru Update