Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Kualitas Infrastruktur Beton Bahu Jalan di Bulukumba Dipertanyakan, Warga Desak Uji Mutu dan Pengawasan Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 10.17 WIB Last Updated 2026-07-10T03:21:45Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA,– Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur jalan, yang sebelumnya digaungkan oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, kini menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek pembangunan bahu jalan di sejumlah ruas di Kabupaten Bulukumba, khususnya di Kecamatan Kajang, dipertanyakan kualitasnya setelah ditemukan indikasi pengerjaan yang tidak memenuhi standar teknis, memicu kekhawatiran akan keselamatan publik dan dampak lingkungan.

Fakta Lapangan: Material Rapuh dan Risiko Keselamatan

Berdasarkan pantauan media dan laporan masyarakat, ditemukan kondisi permukaan beton yang rapuh dan mudah terkelupas di beberapa titik pengerjaan di Kecamatan Kajang. Fenomena ini menyebabkan munculnya serpihan pasir halus dan debu yang tidak hanya mengganggu kualitas udara bagi warga sekitar, tetapi juga menciptakan lapisan licin di atas badan jalan yang membahayakan pengendara.




Suandi Bali, tokoh pemuda setempat yang menaruh perhatian besar terhadap proyek ini, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah pada tahap yang mengkhawatirkan.


"Dari pantauan kami di lapangan, terlihat jelas tanpa disadari secara langsung oleh pelaksana, bahwa debu dan serpihan pasir halus yang muncul ke permukaan telah menjadi gangguan serius. Ini bukan sekadar masalah estetika, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan pengendara, terutama pengguna roda dua yang melintasi tikungan," tegas Suandi Bali.


Urgensi Evaluasi Teknis Menyeluruh

Meskipun saat ini sorotan tertuju pada pengerjaan di Kecamatan Kajang, Suandi Bali menekankan bahwa keresahan warga tidak berhenti di wilayah tersebut. Mengingat pola pengerjaan yang serupa, warga mendesak agar evaluasi tidak hanya dilakukan secara parsial, melainkan secara komprehensif di seluruh wilayah Kabupaten Bulukumba. Tidak menutup kemungkinan bahwa lokasi pekerjaan lain di luar Kajang mengalami masalah kualitas beton yang serupa.


Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat mendesak pihak terkait untuk segera melakukan langkah konkret:


  • Pemeriksaan Menyeluruh: Meminta Dinas terkait atau pengawas proyek segera melakukan audit fisik secara menyeluruh pada ruas jalan yang sedang dan telah dikerjakan di seluruh Kabupaten Bulukumba, dengan prioritas khusus pada titik-titik yang terindikasi bermasalah di Kecamatan Kajang.
  • Uji Kualitas Beton: Mendorong dilakukannya uji laboratorium terhadap sampel beton (core drill) di berbagai titik pengerjaan untuk memastikan kekuatan struktur telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan dalam anggaran.
  • Perketat Pengawasan: Mendesak pengawasan lebih ketat terhadap kontraktor pelaksana di lapangan agar setiap tahapan teknis, mulai dari pencampuran material hingga proses pengeringan, dilakukan sesuai prosedur guna menjamin ketahanan infrastruktur di seluruh wilayah kerja.

 

Keselamatan Masyarakat Adalah Prioritas

Mengingat instruksi Gubernur Sulawesi Selatan yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan pembangunan, warga menegaskan bahwa kritik ini merupakan bentuk kepedulian agar alokasi anggaran yang besar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.


"Kami tidak ingin pembangunan yang menelan anggaran besar ini sia-sia karena kualitas yang buruk di titik mana pun. Kami menuntut pihak pelaksana segera memberikan solusi teknis untuk membersihkan tumpukan pasir tersebut dan menjamin agar kelanjutan pekerjaan lebih memperhatikan aspek teknis lapangan, demi keamanan dan kenyamanan kita bersama," pungkas Suandi Bali.


Masyarakat kini menunggu respons cepat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan instansi terkait. Pembangunan infrastruktur yang andal tidak hanya menuntut kecepatan target penyelesaian, tetapi juga ketepatan kualitas yang mengutamakan nyawa dan kenyamanan pengguna jalan sebagai prioritas utama.


×
Berita Terbaru Update