Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Andi Sudirman meninjau langsung berbagai produk kriya lokal yang dipamerkan. Perhatian beliau tertuju pada miniatur Kapal Pinisi sepanjang 1,2 meter hasil karya perajin dari UKM Adiba Souvenir, Tana Beru, Bulukumba. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas pelaku UMKM, Gubernur memutuskan untuk meminang miniatur kapal dengan detail layar merah yang ikonik tersebut.
Ketua Dekranasda Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, menjelaskan bahwa keikutsertaan Bulukumba dalam ajang berskala nasional ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan promosi produk kriya daerah sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
"Pinisi bagi kami bukan sekadar produk kerajinan, melainkan simbol identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Bulukumba yang telah mendunia," ujar Andi Herfida di sela-sela kegiatan.
Selain miniatur Pinisi, stand Dekranasda Bulukumba juga menampilkan beragam produk unggulan lainnya, seperti kain tenun khas Kajang dan Bira, kerajinan berbahan dasar daun lontar, hingga produk ekonomi kreatif yang merepresentasikan kearifan lokal Bulukumba.
Partisipasi aktif dalam pameran HUT Dekranas ke-46 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat daya saing industri kriya daerah. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan pelaku usaha, diharapkan produk-produk unggulan Bulukumba mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
Langkah ini sekaligus memperkokoh citra Kabupaten Bulukumba sebagai Butta Panrita Lopi—tanah bagi para ahli pembuat kapal Pinisi yang telah diakui oleh dunia sebagai warisan budaya takbenda UNESCO. (*)

