Ajang ini mempertemukan tiga tim tangguh dari kabupaten yang berbeda, yakni tuan rumah Gowa United U-16, FIFA Soccer U-16 asal Kabupaten Maros, dan Bulukumba United U-16.
Berdasarkan hasil pertandingan yang berlangsung kompetitif namun menjunjung tinggi nilai persahabatan, FIFA Soccer Maros berhasil keluar sebagai Juara I, disusul oleh Gowa United di posisi kedua, dan Bulukumba United di posisi ketiga.
Fokus pada Persahabatan dan Jam Terbang
Pelatih Bulukumba United U-16, Ronal Regank, menegaskan bahwa partisipasi timnya dalam Trofeo ini bukanlah semata-mata untuk mengejar predikat juara. Menurutnya, esensi utama dari kehadiran mereka adalah membangun jejaring dan solidaritas antar-klub di Sulawesi Selatan.
"Keikutsertaan kami dalam ajang Trofeo ini bukan untuk mencari juara. Prioritas utama kami adalah mempererat tali silaturahmi dengan klub-klub sepak bola di kabupaten lain," ujar Ronal saat ditemui di sela pertandingan.
Pemanasan Menuju Piala Dunia U-16 di Bandung
Lebih jauh, Ronal menjelaskan bahwa laga ini juga berfungsi sebagai bagian dari program pemantapan tim. Bulukumba United tengah mempersiapkan diri untuk berlaga di kejuaraan sepak bola bergengsi, yakni Piala Dunia U-16 tingkat internasional, yang dijadwalkan berlangsung di Bandung pada Juni 2026 mendatang.
Ronal menyatakan optimismenya terhadap perkembangan anak asuhnya. Saat ini, fokus utama tim adalah menjaga kondisi fisik dan mental bertanding agar tetap konsisten menjelang turnamen internasional tersebut.
“Jika tidak ada kendala dan seluruh pemain diberikan kesehatan, Bulukumba United siap memberikan yang terbaik di Bandung pada Juni nanti. Kami terus memantapkan persiapan di segala lini,” pungkasnya.
