Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Chat ‘Minta Duit’ Diduga Milik Eks Wali Kota Kendari Tersebar, Begini Isinya!

Jumat, 08 Mei 2026 | 13.16 WIB Last Updated 2026-05-08T07:24:42Z

Gambar : Tangkapan layar chat yang diduga milik eks Wali Kota Kendari yang diterima Tim Redaksi SIMPULINDONESIA.COM. (Foto/Ist).


KENDARI__SIMPULINDONESIA.COM,— Dugaan skandal finansial mulai menyeret nama mantan Wali Kota Kendari berinisial ADP. Jumat (08/05/2026).


Sosok yang juga diketahui sebagai suami dari Wali Kota Kendari aktif, Siska Karina Imran, kini diduga terjerat pusaran utang piutang dengan aliran dana mencurigakan yang diduga berkaitan dengan aktivitas Tempat Hiburan Malam (THM).


Investigasi awal yang dilakukan tim SIMPULINDONESIA.COM mengungkap jejak komunikasi yang mengarah pada permintaan dana dalam jumlah tidak kecil. 


Serangkaian pesan WhatsApp yang diterima redaksi memperlihatkan pola permintaan uang yang intens, berulang, dan terindikasi untuk kebutuhan konsumtif.


Salah satu pesan yang mencuat.


“Kanda tambahkan pi 8 supaya cukup 30, kebanyakan nih orangnya, besok ambil di rumah 42,”Isi pesannya.


Tak berhenti di situ, dalam percakapan lain, ADP kembali meminta tambahan dana hingga Rp9 juta. 


Total permintaan dalam rangkaian komunikasi tersebut bahkan disebut mencapai Rp45 juta dalam waktu singkat.


Yang lebih mengundang tanda tanya, ADP juga secara langsung mengirimkan nomor rekening pribadi Bank Mandiri atas namanya sebagai tujuan transfer. 


Fakta ini memperkuat dugaan bahwa transaksi dilakukan secara personal dan terstruktur.


Dari penelusuran lebih lanjut, sumber internal menyebutkan bahwa aliran dana yang digunakan ADP diduga telah menembus angka ratusan juta rupiah. 


Besarnya nominal ini memunculkan spekulasi serius, apakah ini murni utang pribadi, atau ada potensi keterkaitan dengan jaringan terselebung lainnya?


Isu ini semakin sensitif mengingat posisi ADP sebagai figur publik dan kedekatannya dengan lingkar kekuasaan di Kota Kendari. 


Publik kini menanti transparansi, apakah ada konflik kepentingan, penyalahgunaan pengaruh, atau sekadar persoalan pribadi yang membesar?


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak ADP, Upaya konfirmasi masih terus dilakukan Tim SIMPULINDONESIA.COM. 


×
Berita Terbaru Update