Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Pelaku Penikaman di Exodus Kendari Masih Bebas, Polisi Tunggu Apa?

Selasa, 19 Mei 2026 | 07.39 WIB Last Updated 2026-05-19T00:40:13Z

Gambar : Tangkapan layar video kekerasan atau penikaman di THM Exodus. (Foto/Ist).


KENDARI__SIMPULINDONESIA.COM,— Kasus penikaman brutal yang terjadi di area parkiran tempat hiburan malam (THM) Exodus Kendari pada 5 Mei 2026 hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar. Selasa (19/05/2026).


Hampir dua pekan berlalu, namun para terduga pelaku justru disebut-sebut masih bebas berkeliaran tanpa tersentuh hukum.


Peristiwa berdarah yang terjadi sekitar pukul 03.45 WITA itu mengakibatkan dua pria berinisial AN (28) dan AB (26) mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam. 


Insiden ini bukan sekadar kriminal biasa, melainkan menjadi sorotan publik karena lambannya penanganan aparat.


Berdasarkan hasil penelusuran, para terduga pelaku diduga kuat masih berada di Kota Kendari. 


Bahkan, beberapa saksi mengaku kerap melihat mereka muncul di wilayah Baruga seolah tak tersentuh hukum.


Situasi ini memicu keresahan mendalam di pihak keluarga korban. 


Mereka mulai mempertanyakan keseriusan aparat kepolisian dalam mengusut kasus yang sudah terang benderang tersebut.


“Sudah dari tanggal 5 Mei kejadiannya, tapi sampai sekarang pelaku belum juga ditangkap,” ujar salah seorang keluarga korban yang enggan disebutkan namanya, Senin (18/5).


Lebih mengejutkan lagi, keluarga korban mengaku masih sering berpapasan dengan tiga orang yang diduga terlibat langsung dalam aksi penikaman itu, yakni DN, PN, dan TP.


“Sering saya lihat ketiga terduga pelaku masih berkeliaran di wilayah Baruga,” katanya.


Fakta bahwa para terduga pelaku masih bebas bergerak menimbulkan dugaan adanya kelambanan, bahkan potensi pembiaran dalam proses penegakan hukum. 


Keluarga korban dengan tegas mendesak aparat untuk segera bertindak tanpa tebang pilih.


“Jangan pilih kasih, keadilan harus ditegakkan,” tegasnya.


Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengklaim bahwa identitas para pelaku sebenarnya sudah di kantongi.


“Nama-nama pelaku sudah kami identifikasi,” kata AKP Welli kepada wartawan.


Di satu sisi, korban menuntut keadilan. Di sisi lain, pelaku diduga masih bebas berkeliaran. 


Jika tidak segera dituntaskan, bukan hanya rasa aman masyarakat yang terancam, tetapi juga kepercayaan publik terhadap institusi hukum bisa runtuh.

×
Berita Terbaru Update