Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

BKPRMI Kindang Pusatkan Munaqasyah di Markas Remaja Masjid, Jadi Inspirasi di Bulukumba

Senin, 11 Mei 2026 | 10.25 WIB Last Updated 2026-05-11T03:25:15Z



SIMPULINDONESIA.com_Bulukumba — Pelaksanaan Ujian Akhir Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) atau Munaqasyah tingkat Kecamatan Kindang tahun 2026 menghadirkan cerita inspiratif tersendiri di tengah pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Bulukumba.

 


Kegiatan yang dilaksanakan pada Ahad, 10 Mei 2026 tersebut dipusatkan di Masjid Fatimah Al Awwad, yang kini menjadi pusat kegiatan BKPRMI Kecamatan Kindang. Langkah ini dinilai menjadi sesuatu yang istimewa karena belum banyak daerah di Sulawesi Selatan yang memusatkan seluruh aktivitas pembinaan remaja masjid, termasuk pelaksanaan munaqasyah, pada satu sentra kegiatan khusus BKPRMI.

 

Direktur Kecamatan LPPTKA BKPRMI Kindang, Sufriadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 270 santri dari berbagai unit TPA se-Kecamatan Kindang mengikuti ujian akhir tersebut.

 

“Munaqasyah ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi pembelajaran santri, baik dari kemampuan membaca Al-Qur’an, hafalan, maupun praktik ibadah,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua DPK BKPRMI Kindang, Rusli, menjelaskan bahwa pemusatan kegiatan di Masjid Fatimah Al Awwad dilakukan dengan penuh kesadaran dan pertimbangan yang matang.

 

Menurutnya, selain untuk efektivitas pelaksanaan kegiatan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keberadaan pusat kegiatan remaja masjid di Kecamatan Kindang kepada masyarakat luas.

 

“Kami sengaja memusatkan pelaksanaan munaqasyah di Masjid Fatimah Al Awwad agar masyarakat mengetahui bahwa BKPRMI Kindang memiliki pusat kegiatan pembinaan remaja dan santri yang aktif digunakan,” ungkap Rusli.

 

Ia mengakui bahwa dengan jumlah peserta mencapai 270 santri, kapasitas masjid memang terasa cukup padat. Namun baginya, keterbatasan tersebut justru menjadi bagian dari perjuangan dan semangat dalam membangun gerakan pembinaan generasi muda Islam.

 

“Mungkin secara volume tempat masih terbatas untuk jumlah santri sebanyak ini, tetapi kami percaya bahwa ini adalah karya kecil yang memiliki nilai besar. Semoga menjadi inspirasi bagi banyak pihak tentang pentingnya menghadirkan pusat kegiatan pembinaan remaja masjid,” tambahnya.

 

Rusli juga menegaskan bahwa keberadaan pusat kegiatan BKPRMI Kindang tidak lahir secara instan, melainkan melalui kerja sama dan kolaborasi banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembinaan generasi Qur’ani.

 

Menurutnya, semangat gotong royong dan dukungan berbagai elemen masyarakat menjadi kekuatan utama hingga pusat kegiatan tersebut dapat hadir dan dimanfaatkan untuk aktivitas pembinaan secara berkelanjutan.

 

Pada kesempatan itu, Rusli turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh dewan penguji, baik dari tingkat kecamatan maupun kabupaten, yang telah membersamai pelaksanaan munaqasyah hingga selesai.

 

Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada Ketua Umum DPD BKPRMI Bulukumba yang turut hadir mendampingi dan memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.

 

Pelaksanaan munaqasyah tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Selain menjadi ajang evaluasi santri, kegiatan ini juga memperlihatkan semangat BKPRMI Kindang dalam membangun pusat pembinaan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat kegiatan, tetapi juga sebagai simbol gerakan dakwah dan penguatan generasi muda Islam di daerah.

 

Keberadaan Masjid Fatimah Al Awwad sebagai sentra kegiatan BKPRMI Kindang diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain dalam menghadirkan ruang pembinaan yang aktif, mandiri, dan berkelanjutan bagi generasi Qur’ani.

×
Berita Terbaru Update