SIMPULINDONESIA.com_BULUKUMBA – Sebanyak 35 warga belajar Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Bulukumba mengikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) yang mulai digelar pada Rabu, 22 April 2026. Ujian ini akan berlangsung hingga 24 April 2026 sebagai tahapan akhir penentu kelulusan peserta didik pada jalur pendidikan nonformal.
Kepala SKB Bulukumba, H.A. Rahmat Syafri Pettamasing, S.IP., M.Adm.Kp., turun langsung memantau pelaksanaan ujian pada hari pertama. Ia menegaskan bahwa UPK menjadi instrumen penting dalam mengukur capaian kompetensi warga belajar setelah menempuh proses pembelajaran.
“Ujian ini merupakan evaluasi akhir yang menentukan kelulusan akademik peserta. Hasilnya akan menjadi bekal bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dengan dukungan pengaturan teknis yang matang. Sebanyak 35 peserta dibagi ke dalam dua ruangan guna menjaga kenyamanan dan konsentrasi selama ujian. Proses pengawasan dilakukan oleh para tutor SKB yang bertugas memastikan pelaksanaan berjalan jujur dan berintegritas.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai mata pelajaran sesuai dengan standar kurikulum pendidikan kesetaraan. Pada hari pertama, suasana ujian terpantau kondusif. Para peserta terlihat antusias dan fokus dalam mengerjakan soal.
Pihak SKB Bulukumba berharap seluruh peserta dapat meraih hasil maksimal dan lulus dengan baik. Lebih dari itu, ilmu yang diperoleh diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka peluang yang lebih luas bagi warga belajar di Kabupaten Bulukumba. (Sufriadi/Halim)

.png)