Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Duet Langka di Masjid Agung Bulukumba: Ketua Jadi Khatib Jumat, Sekretaris Jadi Imam

Jumat, 17 April 2026 | 22.37 WIB Last Updated 2026-04-17T15:37:14Z

SIMPULINDONESIA.com_Bulukumba – Ada yang berbeda dari pelaksanaan salat Jumat di Masjid Agung Bulukumba, Jumat (17/4/2026). Jika biasanya peran imam dan khatib diisi oleh tokoh yang berbeda dari unsur ekternal, kali ini justru tampil “duet maut” dari internal: ketua dan sekretaris masjid.

Ustadz Andi Ningrat Mahawardhana, selaku Ketua DKM, bertindak sebagai khatib, sementara Sekretaris Masjid Agung, Abd. Halim Amsur, dipercaya menjadi imam salat Jumat.


Momen ini pun langsung mencuri perhatian jamaah, termasuk Imam Rawatib Masjid Agung, Ustadz Muh. Yusri Basri. Dengan nada setengah heran setengah kagum, ia menyebut kejadian ini sebagai sesuatu yang langka.

“Sejak saya di sini, sudah beberapa periode kepengurusan saya lewati. Baru kali ini saya lihat ketua dan sekretaris ‘turun langsung’ jadi khatib dan imam,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa tugas tersebut tidak bisa dianggap ringan.
“Kelihatannya sederhana, tapi tidak semua pengurus bisa tampil. Jangankan dua-duanya, satu saja kadang sudah berat,” tambahnya, yang langsung disambut senyum jamaah.

Hal senada disampaikan Bendahara Masjid Agung, Saharuddin Hasan. Menurutnya, momen ini memang tidak biasa, tapi ada alasan khusus di baliknya.

“Ini jarang terjadi. Mungkin juga karena hari ini Masjid Agung benar-benar jadi tuan rumah, karena ada tamu dari BNI yang datang menyerahkan bantuan, dan sudah dijadwalkan sebelumnya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa keduanya sebenarnya memiliki agenda di tempat lain, namun memilih untuk tetap hadir dan fokus di Masjid Agung.

“Karena ada tamu yang datang, akhirnya keduanya minta digantikan dulu tugas lainnya, supaya bisa fokus di sini,” lanjutnya.

Menutup keterangannya, Saharuddin menyelipkan doa dengan gaya khasnya yang santai.

“Semoga kita semua selalu sehat dan panjang umur dalam menjalani tugas layanan ini,” ucapnya sambil tersenyum ringan.

Momen “duet langka” ini pun menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan ibadah Jumat, sekaligus menunjukkan kekompakan pengurus dalam menyambut tamu dan melayani jamaah.

×
Berita Terbaru Update