SIMPULINDONESIA.com_Bulukumba – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Majelis Dai Muda (DPP MDM), Dr. Ikhwan Bahar, bersama sejumlah pengurus melakukan koordinasi dan silaturahim dengan Ketua Dewan Pembina Pusat, KH. Tjamiruddin, pada Ahad, 12 April 2026 sore.
Dalam pertemuan tersebut, DPP MDM menyampaikan laporan berkala sekaligus perkembangan program kerja yang sedang berjalan.
Dr. Ikhwan Bahar memaparkan beberapa hal penting. Pertama, MDM akan kembali melaksanakan Pelatihan Dai ke-15 sebagai bagian dari program kaderisasi.
Kedua, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Bantaeng dan Sinjai akan melanjutkan kepengurusan ke periode kedua.
Ketiga, disampaikan bahwa Sekretaris Umum, Dr. Andi Muhammad Asbar, kini mengemban amanah sebagai ASN dosen di IAIN Parepare. Dengan tanggung jawab baru dan jarak yang cukup jauh, diperlukan langkah regenerasi dalam kepengurusan.
Menanggapi hal tersebut, KH. Tjamiruddin yang juga Ketua MUI Bulukumba mendorong penguatan struktur organisasi, termasuk pembentukan DPD di Bulukumba.
“Memang harus begitu nak. Namanya juga pusat, karena ini sudah berkembang dan diminati daerah lain, maka harus ada juga pengurus daerah khusus Bulukumba,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa MDM merupakan wadah kaderisasi. Dengan amanah baru yang diemban Dr. Andi Muhammad Asbar, posisi Sekretaris Umum dinilai tepat dilanjutkan oleh figur dari internal, yakni Wakil Sekretaris.
Berdasarkan pertimbangan tersebut, Abd. Halim Amsur yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Sekretaris dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum atau Sekretaris Jenderal DPP MDM.
Seiring dengan itu, Dr. Andi Muhammad Asbar juga mendapatkan amanah baru sebagai bagian dari Dewan Pembina DPP MDM, sebagai bentuk kesinambungan peran dan kontribusinya dalam organisasi.
Pada kesempatan itu, KH. Tjamiruddin mengenang sosok Andi Asbar sebagai pribadi yang ulet dan penuh keikhlasan. Sebelumnya, selain menjabat sebagai Sekretaris Umum, ia juga aktif sebagai dosen di STAI Al-Gazali Bulukumba.
“Selama di Bulukumba, termasuk saat di STAI Al-Gazali, beliau sangat membantu. Bekerja tanpa pamrih, penuh keuletan, dan dengan hati,” kenangnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh pengurus agar mempersiapkan diri dengan baik, mengingat status sebagai pengurus pusat menuntut kesiapan, baik dari sisi administrasi maupun pengembangan dakwah yang lebih luas.
Sementara itu, Abd. Halim Amsur mengakui bahwa amanah sebagai Sekretaris Umum merupakan tanggung jawab besar, terlebih dalam kapasitas sebagai pengurus pusat. Ia pun memohon doa dan dukungan agar dapat menjalankan tugas dengan baik.
“Ini adalah lahan ibadah dan dakwah,” ungkap Halim Amsur yang juga merupakan Penyuluh Agama pada Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba.
Halim menambahkan, sejak berdiri pada periode pertama (2017–2021) hingga periode kedua (2021–2025), posisi Sekretaris Umum dipegang oleh Dr. Andi Muhammad Asbar.
Pada Januari 2022, MDM memasuki fase transformasi dengan terbentuknya dua DPD, yakni Sinjai dan Bantaeng.
Memasuki tahun 2026, MDM terus melangkah menuju penguatan dan kematangan organisasi, baik dari sisi struktur kelembagaan maupun gerakan dakwah.

.png)