SIMPULINDONESIA.com_Bontobahari – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bontobahari, H. Muhammad Ansar Mahdy, S.Ag., MA, bersama para penghulu dan penyuluh agama melaksanakan kegiatan Bimbingan Keluarga Sakinah di Masjid Besar Fathul Yakin Tanahberu, Senin (09/03/2026).
Kegiatan ini
merupakan bagian dari program pembinaan keluarga oleh Kementerian Agama dalam
rangka memperkuat ketahanan keluarga serta membangun rumah tangga yang sakinah,
mawaddah, dan warahmah.
Kegiatan
tersebut dihadiri oleh jamaah Masjid Besar Fathul Yakin, remaja masjid, serta
para anggota Majelis Taklim Fathul Yakin yang antusias mengikuti materi
pembinaan yang disampaikan.
Dalam
arahannya, Kepala KUA Bontobahari H. Muhammad Ansar Mahdy menekankan bahwa
keharmonisan dalam rumah tangga perlu terus dipelihara sepanjang usia
pernikahan.
Menurutnya,
keluarga sakinah tidak hanya dibangun pada awal pernikahan, tetapi harus terus
dijaga hingga usia senja.
“Rumah
tangga yang sakinah bukan hanya milik pasangan yang baru menikah. Justru
pasangan yang telah lama membina rumah tangga perlu terus menjaga keharmonisan,
saling menghargai, serta memperkuat komunikasi dalam keluarga,” ujarnya.
Ia juga
mengingatkan bahwa bertambahnya usia tidak boleh menjadi alasan berkurangnya
kasih sayang dalam rumah tangga.
“Jangan
karena usia semakin bertambah, rasa sakinah dalam keluarga justru berkurang.
Sebaliknya, semakin lama usia pernikahan, seharusnya semakin kuat pula kebersamaan,
kesabaran, dan kasih sayang di dalam keluarga,” tambahnya.
Sementara
itu, mewakili pengurus Majelis Taklim Fathul Yakin, Andi Tanning, S.Pd
menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan pembinaan
tersebut.
Ia menilai
kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan
pemahaman tentang pentingnya menjaga keharmonisan keluarga.
“Kami sangat
berterima kasih kepada Kepala KUA Bontobahari beserta jajaran yang telah
melaksanakan kegiatan pembinaan ini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat
bagi jamaah, khususnya dalam menjaga keharmonisan keluarga agar tetap sakinah,”
ungkapnya.
Melalui
kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya membangun
keluarga yang harmonis, saling menghormati, serta menjadikan nilai-nilai agama
sebagai landasan utama dalam kehidupan rumah tangga.

