Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Dari Desa ke Pasar Dunia, Koperasi Awunio Lepas Ekspor Perdana 50 Ton Arang Kelapa ke China

Minggu, 22 Februari 2026 | 18.17 WIB Last Updated 2026-02-22T11:17:00Z

(Foto/Ist).


KENDARI__SIMPULINDONESIA.COM,— Langkah baru ekspor berbasis desa kembali tercatat dari wilayah timur Indonesia. Pada Sabtu, 21 Februari 2026.


Koperasi Desa Merah Putih Awunio resmi melaksanakan pelepasan ekspor perdana komoditas arang tempurung kelapa sebanyak 50 ton melalui Pelabuhan Kendari menuju Xiamen, China, dengan nilai devisa mencapai Rp734.500.000.


Capaian ini menjadikan Kendari sebagai lokasi koperasi Desa Merah Putih kedua di Indonesia yang berhasil melakukan ekspor langsung, sekaligus menjadi yang pertama di kawasan Indonesia bagian timur.


Ekspor tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam program Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional, mendorong ekonomi kreatif dan ekonomi hijau, membuka lapangan kerja berkualitas, serta mempercepat hilirisasi dan industrialisasi guna meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.


Pendekatan pembangunan yang dimulai dari desa disebut menjadi fondasi penting untuk memperluas pemerataan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah.


Kepala KPPBC Kendari, Taufik Sapto Harsono, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan semakin terbukanya peluang ekspor langsung komoditas non-tambang dari Provinsi Sulawesi Tenggara.


Menurutnya, keberhasilan koperasi desa menembus pasar internasional menjadi bukti bahwa pelaku ekonomi lokal mampu bersaing secara global melalui sinergi dan pendampingan yang tepat.


“Capaian ini membuktikan bahwa ekspor langsung komoditas non tambang dari Provinsi Sulawesi Tenggara semakin terbuka dan semakin mudah untuk dilakukan. Dengan sinergi, pendampingan, serta komitmen bersama, Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi pelaku utama dalam rantai pasok global,” ujarnya.


Dalam proses ekspor tersebut, Bea Cukai Kendari turut memberikan asistensi dan pendampingan kepada eksportir. 


Pendampingan dilakukan untuk memastikan kelancaran proses ekspor, pemenuhan ketentuan kepabeanan, serta mendorong peningkatan ekspor berbasis potensi lokal.


Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang baru bagi komoditas unggulan desa agar mampu menembus pasar internasional secara berkelanjutan.

×
Berita Terbaru Update