SIMPULINDONESIA.com_ MAKASSAR,— Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (DPP GAPEMBI) resmi menunjuk Nurdin Beta untuk memimpin Dewan Pengurus Wilayah (DPW) GAPEMBI Sulawesi Selatan masa bakti 2025–2030. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem ketahanan pangan dan gizi di wilayah Sulsel.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP GAPEMBI Nomor: 030/SK-PNJ/DPW/I/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 16 Januari 2026. Kehadiran struktur baru ini diharapkan menjadi katalisator utama dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas strategis pemerintah.
Menjadi Jembatan Solusi bagi Pengusaha
Ketua DPW GAPEMBI Sulsel terpilih, Nurdin Beta, menegaskan bahwa mandat ini merupakan tanggung jawab besar untuk mengonsolidasikan para pelaku usaha di sektor penyediaan makanan bergizi.
Menurutnya, GAPEMBI hadir sebagai jawaban atas hambatan komunikasi yang selama ini dialami para pengusaha dapur di lapangan.
"Tujuan GAPEMBI hadir adalah untuk mengakomodir rekan-rekan pengusaha dapur makan bergizi. Kami melihat di lapangan masih banyak pelaku usaha yang membutuhkan jalur koordinasi jelas, terutama menyangkut operasional, regulasi, hingga sinergi dengan pemangku kebijakan," ujar Nurdin saat memberikan keterangan di Makassar, Senin (19/1/2026).
Nurdin menambahkan, GAPEMBI Sulsel akan memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah. Organisasi ini akan menjembatani komunikasi antara pelaku usaha dengan pemangku kepentingan (stakeholders) guna memastikan program MBG berjalan secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Saat ini, jajaran pengurus tengah mematangkan persiapan pelantikan DPW GAPEMBI Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada awal Februari 2026 di Kota Makassar. Momentum pelantikan tersebut rencananya akan dihadiri oleh jajaran pengurus pusat dan pejabat daerah terkait.
Dengan terbentuknya kepengurusan ini, GAPEMBI Sulsel diharapkan tidak hanya sekadar menjadi wadah organisasi, tetapi mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat.
Target utamanya adalah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan di seluruh pelosok Sulawesi Selatan. (**)


