Ardiansyah mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia peternakan bermula dari kegemaran pribadi. Dari skala kecil-kecilan, usaha peternakan yang ia rintis terus berkembang hingga saat ini mampu menampung sekitar 30.000 ekor ayam.
“Awal buat karena hobi ayam, kemudian mulai buka peternakan dari kecil-kecilan hingga sekarang mencapai 30.000 ekor,” ujar Ardi, Minggu (11/1/2026).
Tak berhenti di sektor peternakan, Ardiansyah kembali melebarkan sayap bisnisnya dengan membuka usaha kuliner. Pada 5 Januari 2026, ia resmi meluncurkan bisnis ayam bakar dengan brand Broiler Bakar.
Restoran Broiler Bakar berlokasi di Jalan Poros Makassar–Maros, tepat di depan Darul Istiqamah, dan menyajikan ayam bakar berbahan baku dari peternakannya sendiri.
“Karena saya belum merasa puas, jadi saya buka usaha ayam bakar untuk menyalurkan ayam saya juga,” tutupnya.
(Ysf)


