Rangkaian kaderisasi formal tingkat pertama yang berlangsung selama tiga hari di Rumah Adat Takalar, kawasan cagar budaya Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa tersebut ditutup secara khidmat melalui prosesi pembaiatan anggota baru yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PC PMII Kota Makassar, Sahabat Arfiansyah.
Kegiatan yang dimulai sejak Jumat (16/10/2026) ini mengusung tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Aswaja dalam Membentuk Kader PMII yang Progresif, Kritis, dan Berintegritas”. Selain diikuti oleh puluhan calon anggota dari Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam, agenda ini turut dihadiri serta didukung oleh perwakilan kader dari pelbagai rayon se-Komisariat UIN Alauddin Makassar, di antaranya Rayon Tarbiyah dan Keguruan, Adab dan Humaniora, serta Syariah dan Hukum.
Membangun Ridho dan Integritas Sejak Titik Awal
Rangkaian agenda diawali dengan pelepasan dan pemberangkatan peserta dari Padepokan Bintang 9, Kampus II UIN Alauddin Makassar, Samata. Titik kumpul ini menjadi momentum awal untuk membangun konsolidasi, kedekatan emosional, serta kesiapan mental para calon sahabat dan sahabatwati sebelum memasuki forum penggemblengan organisasi.
Selama forum berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan materi dasar keorganisasian dan kebangsaan yang dibawakan oleh jajaran senior dan alumni PMII. Muh. Saputra, S.E., membawakan materi Ke-PMII-an; Rahmat, S.E., mengulas Pengantar Ekonomi Politik; sementara materi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dipaparkan oleh Ahmad Ahsanul Fadhil, S.IP.
Ketiga materi pilar tersebut disajikan tidak hanya sebagai doktrinasi organisasi, tetapi juga sebagai pisau analisis bagi mahasiswa dalam membaca dinamika sosial-ekonomi serta merawat pijakan ideologi yang moderat dan toleran.
Asah Nalar Kritis lewat Isu Lingkungan Hidup
Prosedur pembelajaran dalam MAPABA kali ini juga dikemas secara interaktif melalui forum diskusi kelompok (Focus Group Discussion). Panitia mendorong peserta untuk mengartikulasi pandangan kritis mereka terhadap pelbagai persoalan kebangsaan terkini, salah satunya mengenai ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan.
Melalui simulasi studi kasus tersebut, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengidentifikasi akar masalah, menganalisis dampak ekologis dan sosial-ekonomi, hingga merumuskan gagasan solutif. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan hasil analisisnya di hadapan forum.
"Forum diskusi ini dirancang agar nilai-nilai Aswaja dan kritis-transformatif tidak sekadar menjadi wacana teoritis di ruang kelas, tetapi langsung diuji untuk merespons realitas sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat hari ini," ujar salah satu pengurus panitia di sela-sela kegiatan.
Mempererat Tali Silaturahmi dan Tradisi Kaderisasi
Guna menjaga kebugaran serta mempererat rasa kekeluargaan di tengah padatnya materi indoor, panitia menyelingi kegiatan dengan agenda penyegaran (refreshment), seperti senam pagi bersama, games tebak gambar, dan panggung dinamika kelompok.
Puncaknya, pada Minggu sore (18/10/2026), seluruh peserta yang dinyatakan lulus mengikuti prosesi Pembaiatan Kader. Pengucapan ikrar PMII yang dipimpin oleh Arfiansyah tersebut menandai secara resmi bergabungnya para mahasiswa baru menjadi bagian dari keluarga besar PMII Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar periode kepengurusan 2026–2027.
Melalui paduan penguatan kapasitas intelektual, kepekaan sosial, dan kohesi internal ini, MAPABA 2026 diharapkan mampu melahirkan insan kamil yang siap berproses dan memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan banua.

