SIMPULINDONESIA.COM, BULUKUMBA — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Alauddin, Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Jawi-Jawi, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, berlangsung khidmat pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah, unsur kepolisian, Kementerian Agama, dan masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pelayanan publik, keamanan lingkungan, serta kehidupan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Bulukumpa Iptu Alimuddin, S.E., Sekretaris Kecamatan Bulukumpa Andi Bangsawan, S.M., Lurah Jawi-Jawi Misbahuddin, S.E. serta perwakilan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bulukumpa, Arman, S.P., S.H., M.Si.
Turut hadir penyuluh agama KUA Bulukumpa, Abd. Hamid dan Nirmayanti, S.Pd., bersama tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah setempat.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh imam Masjid Alauddin Kampung Baru Ustadz Muhtar. Suasana religius terasa sepanjang kegiatan, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan para pejabat dan ceramah Maulid.
Ceramah Maulid disampaikan oleh Abd. Halim Amsur, S.Pd.I., S.H., M.Pd., penyuluh agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba.
Dalam sambutannya, Lurah Jawi-Jawi Misbahuddin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan baik.
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan Maulid di wilayah Kelurahan Jawi-Jawi telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Menurutnya, terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan hasil kebersamaan dan dukungan berbagai unsur masyarakat.
Selain menyampaikan apresiasi, Misbahuddin juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kejelasan status kepemilikan tanah, khususnya berkaitan dengan pendataan kawasan hutan negara dan lahan yang dikuasai masyarakat.
Ia menyampaikan informasi mengenai rencana pendataan kawasan hutan di wilayah Bulukumpa, termasuk kawasan Tibona dan Jawi-Jawi, yang berkaitan dengan penataan status lahan masyarakat.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk memperhatikan dokumen kepemilikan dan penguasaan tanah serta segera melakukan konsultasi kepada instansi berwenang mengenai prosedur pendataan dan sertifikasi.
Informasi mengenai kemungkinan perubahan status kawasan hutan menjadi hak milik perlu dipastikan melalui ketentuan resmi dan keputusan instansi yang berwenang. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh kejelasan mengenai status lahannya serta memahami prosedur hukum yang berlaku.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Bulukumpa Iptu Alimuddin menyampaikan pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik maupun sumber api serta memastikan kondisi rumah dan lingkungan tetap aman.
Selain itu, Kapolsek turut menyoroti persoalan kenakalan remaja, khususnya di kalangan pelajar SMA dan SLTA, yang belakangan ini membutuhkan perhatian serius.
Menurutnya, persoalan remaja perlu menjadi perhatian bersama, bukan hanya aparat kepolisian, melainkan juga orang tua, pihak sekolah, tokoh agama, dan masyarakat.
Pengawasan keluarga, pendidikan karakter, serta komunikasi yang baik antara orang tua dan anak dinilai penting untuk mencegah perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Melalui pesan tersebut, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap perkembangan generasi muda dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mendukung tumbuh kembang anak secara positif.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Bulukumpa Andi Bangsawan menyampaikan informasi mengenai pelayanan administrasi kependudukan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa operator administrasi kependudukan siap memberikan pelayanan di kantor untuk membantu kebutuhan warga terkait dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), dan akta kelahiran.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan pelayanan tersebut untuk melakukan perbaikan apabila ditemukan ketidaksesuaian atau permasalahan dalam data kependudukan.
Penyampaian informasi ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi secara tertib dan memastikan data kependudukan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
Kelengkapan dokumen kependudukan menjadi hal penting karena berkaitan dengan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari akses layanan publik hingga pengurusan administrasi lainnya.
Di sela-sela kegiatan, perwakilan KUA Bulukumpa, Arman, S.P., S.H., M.Si., turut mengenang sejarah pemberian nama Masjid Alauddin yang berkaitan dengan kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Alauddin Makassar pada 1998.
Kenangan tersebut menjadi bagian menarik dari perjalanan masjid yang memiliki hubungan dengan sejarah aktivitas mahasiswa dan kehidupan keagamaan masyarakat setempat.
Kisah sejarah itu sekaligus mengingatkan jamaah bahwa masjid bukan hanya tempat pelaksanaan salat dan kegiatan keagamaan, melainkan juga bagian dari perjalanan sosial, pendidikan, dan kebersamaan masyarakat.
Masjid memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan umat, tempat mempererat silaturahmi, serta ruang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Penelusuran lebih lanjut mengenai proses penamaan masjid dan peran mahasiswa KKN pada 1998 dapat menjadi upaya untuk mendokumentasikan sejarah lokal agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.


