Pemain belakang bernomor punggung 8 yang juga merupakan putra daerah asal Desa Bontorannu ini tampil sebagai stopper yang sangat disiplin. Sepanjang turnamen hingga partai puncak, penampilan gemilang dan kerja keras Firja bersama rekan-rekan setimnya membuat lini serang lawan kesulitan menemukan ruang tembak yang ideal.
Peran Doa Nenek dan Dukungan Keluarga
Ketangguhan Firja di atas lapangan hijau tentu tidak datang begitu saja. Di balik performa impresifnya, tersimpan kekuatan doa dan dukungan tiada henti dari keluarga tercinta, terutama sang nenek yang hadir langsung di stadion. Kehadiran fisik serta doa tulus dari sang nenek menjadi suntikan moril tersendiri, membakar semangat Firja untuk memberikan penampilan terbaiknya bagi sekolah dan daerah.
Selain restu keluarga dan dukungan penuh dari dewan guru SMAN 5 Bulukumba, Firja juga mendapatkan banyak arahan dari lingkaran terdekatnya. Sang paman yang juga dikenal sebagai pemerhati olahraga setempat, Supardi, tak pernah absen memberikan motivasi teknis maupun mental.
Supardi selalu berpesan agar Firja senantiasa bermain secara profesional, penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi sportivitas. "Perhatikan setiap kondisi, bangun kerja sama tim yang solid, dan percayalah pada kemampuan diri sendiri di atas lapangan," pesan Supardi kepada sang keponakan.
Mental Baja di Titik Putih
Progres permainan Firja sepanjang turnamen dari laga perdana hingga final dinilai sangat menonjol dan konsisten. Puncaknya, dalam drama adu penalti di partai final yang menegangkan, sang pelatih memberikan kepercayaan penuh kepada Firja untuk maju sebagai penendang kelima.
Kepercayaan tersebut dibayar tuntas. Di tengah tekanan mental yang luar biasa, ketenangan Firja di titik putih mampu mengecoh penjaga gawang lawan dan mengunci kemenangan krusial bagi SMAN 5 Bulukumba.
Meskipun atmosfer Stadion Mini dipenuhi ketegangan, kehadiran langsung orang tua dan sang nenek di pinggir lapangan memberikan keyakinan tersendiri. Keyakinan penuh bahwa sang cucu akan mampu menuntaskan tugasnya dengan baik terbukti nyata, mengantar SMAN 5 Bulukumba mengangkat trofi juara Liga Pelajar Indonesia Zona Bulukumba 2026.

