SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA — Pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik yang dipusatkan di Desa Batang, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, mendapat apresiasi dari masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 30 September hingga 1 Oktober 2026, dinilai menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan berbagai layanan publik kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dusun Bontomanai, Desa Buhung Bundang, Kecamatan Bontotiro, Al Ihsan, S.Sos, di sela-sela aktivitasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di Desa Buhung Bundang maupun dalam lingkup Kecamatan Bontotiro, Rabu (30/9/2026).
Menurut Al Ihsan, kehadiran Jambore Pelayanan Publik tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial untuk memeriahkan agenda pelayanan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan kemudahan dan mendekatkan akses pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan Jambore Pelayanan Publik yang dilaksanakan di Desa Batang selama dua hari, tanggal 30 September dan 1 Oktober 2026, bukan hanya untuk memeriahkan atau menyemarakkan kegiatan ini. Tetapi bagaimana kemudian kegiatan ini dapat mempermudah setiap layanan publik yang dibutuhkan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Bontotiro,” ujar Al Ihsan.
Ia menilai, pelayanan publik yang baik bukan hanya diukur dari tersedianya layanan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat dapat mengaksesnya dengan mudah, cepat, jelas, dan memperoleh informasi yang dibutuhkan.
Bagi masyarakat di tingkat desa dan dusun, kemudahan akses pelayanan menjadi hal penting. Tidak semua warga memiliki kesempatan dan kemampuan yang sama untuk mendatangi berbagai instansi dalam mengurus kebutuhan administrasi maupun memperoleh informasi layanan pemerintahan.
Karena itu, kegiatan yang menghadirkan pelayanan secara lebih dekat dengan masyarakat dinilai dapat menjadi ruang interaksi langsung antara pemerintah, petugas pelayanan, dan warga.
Al Ihsan yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat juga berharap momentum Jambore Pelayanan Publik dapat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan, khususnya di wilayah Kecamatan Bontotiro.
Menurutnya, pelayanan publik pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan masyarakat. Pemerintah dan seluruh unsur pelayanan diharapkan mampu memahami kebutuhan warga serta memberikan pendampingan ketika masyarakat mengalami kendala dalam mengakses layanan.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya datang untuk mendapatkan pelayanan, tetapi juga mendapatkan informasi dan pemahaman yang jelas. Sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat dilayani dengan baik,” lanjutnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting agar pelayanan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan warga di tingkat paling bawah.
Pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik di Desa Batang selama dua hari tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan momentum semata. Semangat menghadirkan pelayanan yang mudah dijangkau masyarakat diharapkan dapat terus dilanjutkan dalam pelaksanaan pelayanan pemerintahan sehari-hari.
Bagi warga Kecamatan Bontotiro, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh berbagai informasi sekaligus merasakan secara langsung upaya pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.


