Kehadiran program berbasis swakelola ini difokuskan secara khusus pada perbaikan, rehabilitasi, dan peningkatan jaringan irigasi tersier. Selain mengalirkan air hingga ke pelosok lahan pertanian, P3-TGAI juga menerapkan pola padat karya tunai yang melibatkan masyarakat secara langsung, sehingga mampu mendongkrak produktivitas hasil panen sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga desa.
Apresiasi Petani di Kabupaten Bulukumba
Apresiasi mendalam dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya mengalir dari warga dan para petani di Bulukumba termasuk warga Desa Bontominasa, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba. Sejak berjalannya program ini melalui jaringan Sahabat TIS (Teguh Iswara Suardi) Kabupaten Bulukumba sejak tahun 2025 lalu, masyarakat merasakan perubahan yang sangat signifikan terhadap kelancaran distribusi air ke areal persawahan mereka.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas hadirnya program P3-TGAI melalui aspirasi Bapak Ir. Teguh Israwa Suandi. Sejak tahun lalu hingga saat ini, saluran irigasi di desa kami menjadi jauh lebih baik. Air kini mengalir lancar sampai ke seluruh area persawahan, sehingga para petani merasa sangat terbantu dalam mengelola lahan pertanian mereka."pungkas salah satu warga Bontominasa, 24 juli 2026
Memperkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani
Hal senada juga diungkapkan oleh para kelompok tani di berbagai wilayah Bulukumba lainnya. Sebelum adanya intervensi program P3-TGAI, sebagian petani seringkali menghadapi kendala kekurangan pasokan air saat musim tanam tiba, yang berimbas pada keterbatasan hasil produksi.
Kini, dengan infrastruktur irigasi yang tertata dan berfungsi optimal, siklus dan intensitas tanam petani menjadi jauh lebih produktif dan terjaga sepanjang tahun. Keberhasilan program P3-TGAI di Kabupaten Bulukumba membuktikan bahwa komitmen nyata dari wakil rakyat di tingkat pusat benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat akar rumput.
Para petani berharap program strategis ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, guna memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi pedesaan secara berkelanjutan.(Red-Msi)

