SIMPULINDONESIA.com_BULUKUMBA — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Sulawesi Selatan (DPW PKS Sulsel) menggelar Evaluasi dan Monitoring Berkala empat Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) di Bulukumba, Minggu, 26 Juli 2026, untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memantau kinerja pengurus, serta merespons dinamika internal yang berkembang terkait pergantian kepemimpinan DPRD Bulukumba.
Kegiatan tersebut mempertemukan pengurus PKS dari empat daerah, yakni Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, dan Kepulauan Selayar. Konsolidasi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri jajaran pengurus serta enam anggota legislatif PKS, termasuk Ketua DPRD Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah.
Ketua DPW PKS Sulsel Anwar Faruq, S.Kom., mengatakan, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum evaluasi rutin, tetapi juga ruang untuk memperkuat struktur organisasi dan menegaskan kembali arah perjuangan partai. Ia menyebut konsolidasi itu penting untuk menjaga komunikasi antarpengurus di tengah dinamika politik yang berkembang.
“Pertemuan ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat struktur organisasi dan memantau kinerja secara berkala, tetapi juga sebagai momen penting untuk meluruskan narasi dan menegaskan kembali arah perjuangan partai,” kata Anwar.
Menurut Anwar, kehadiran lengkap jajaran pengurus DPTD PKS Bulukumba menunjukkan soliditas organisasi di tingkat daerah. Ia juga menilai kehadiran enam anggota legislatif PKS memperkuat suasana kebersamaan dalam forum tersebut.
“Kehadiran jajaran pengurus DPTD PKS Bulukumba yang lengkap menjadi bukti nyata soliditas organisasi di tingkat daerah. Suasana kebersamaan kian terasa dengan hadirnya enam anggota legislatif PKS, termasuk Ketua DPRD Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah,” ujarnya.
Anwar menambahkan, kehadiran para tokoh partai dan anggota legislatif dalam forum konsolidasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa komunikasi internal tetap berjalan. Ia menilai kebersamaan itu menjadi penegasan bahwa partai tetap menjaga kesatuan di tengah munculnya spekulasi mengenai dinamika internal.
“Kehadiran para tokoh kunci ini di tengah-tengah kader sekaligus menepis isu pro dan kontra terkait pergantian Ketua DPRD Bulukumba yang sempat berhembus, memperlihatkan bahwa komunikasi dan kesatuan di tubuh partai tetap terjaga dengan baik di bawah komitmen bersama,” kata Anwar.
Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Bulukumba Muhammad Aswad, S.Pd., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hangat dengan mengedepankan pendekatan kekeluargaan. Menurut dia, suasana tersebut memperlihatkan komunikasi yang tetap terjalin antara pengurus dan kader.
Dalam konsolidasi itu, PKS Bulukumba juga menegaskan kesiapan untuk memusatkan perhatian pada program-program pemenangan pemilu mendatang di setiap daerah pemilihan. Fokus tersebut menjadi salah satu agenda lanjutan setelah pengurus melakukan evaluasi dan monitoring organisasi.
Selain memperkuat konsolidasi internal, pertemuan tersebut turut berlangsung di tengah rencana pergantian kepemimpinan Ketua DPRD Bulukumba.
Pergantian kepemimpinan itu menjadi bagian dari dinamika politik yang melatarbelakangi perhatian publik terhadap kondisi internal PKS di Bulukumba. Namun, forum konsolidasi yang digelar DPW PKS Sulsel menunjukkan bahwa jajaran pengurus dari empat daerah tetap membangun komunikasi dan kebersamaan dalam menjalankan agenda organisasi.
Ke depan, PKS Bulukumba menyatakan akan melanjutkan konsolidasi serta mengarahkan energi organisasi pada pelayanan masyarakat dan persiapan menghadapi agenda politik mendatang. Konsolidasi lintas daerah tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk menjaga soliditas internal dan memastikan program partai berjalan secara kondusif.


