Rangkaian peristiwa ini tidak hanya menuntut ketahanan fisik para petugas, tetapi juga memberikan peringatan keras akan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas saat ini.
Kronologi Rentetan Kebakaran
Berdasarkan data operasional Damkar Polman dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihak kepolisian, berikut adalah rekam jejak operasi pemadaman:
- Jumat, 17 Juli 2026 (Pukul 16.30 WITA): Kebakaran melanda dua rumah semi permanen di Lingkungan Gaspol, Kelurahan Polewali. Api berhasil dijinakkan pada pukul 18.00 WITA setelah melibatkan dukungan unit water tank Kodim 1402/Polman dan water cannon Sat Brimob. Hasil investigasi Polsek Polewali menyimpulkan korsleting listrik pada KWH meter sebagai pemicu utama.
- Jumat, 17 Juli 2026 (Pukul 19.25 WITA): Kebakaran lahan terjadi di belakang Masjid Nurul Huda, Galeso. Respons cepat Sektor Wonomulyo berhasil mengendalikan api dalam waktu singkat, mencegah perambatan ke area perkebunan warga akibat aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkontrol.
- Sabtu, 18 Juli 2026 (Pukul 01.45 WITA): Insiden paling kritis terjadi di kawasan dekat SPBU Sarampu, Kecamatan Binuang. Sebuah minibus jenis Toyota Kijang terbakar saat melakukan bongkar muat Bahan Bakar Minyak (BBM). Meski dua rumah rusak berat dan kendaraan hangus, petugas berhasil mencegah api merembet ke area SPBU.
- Sabtu, 18 Juli 2026 (Pukul 05.40 WITA): Kebakaran menimpa Toko Bassi 99 di Kompleks Pasar Terminal Lama. Dengan response time hanya lima menit, petugas berhasil melokalisir api agar tidak merambat ke deretan ruko lainnya. Dugaan kuat penyebab kebakaran kembali mengarah pada masalah instalasi listrik.
Apresiasi dan Imbauan Kepala UPTD
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polman, Imran, S.IP., M.M., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Regu B atas militansi yang ditunjukkan di lapangan.
"Daya juang dan ketahanan fisik personel selama 24 jam terakhir adalah bukti nyata dedikasi tinggi. Mereka bertaruh nyawa di tengah risiko ledakan BBM hingga menangani kebakaran pemukiman, dan semuanya dieksekusi dengan profesional tanpa ada korban jiwa," ujar Imran.
Terkait maraknya insiden kebakaran yang disebabkan oleh kelalaian manusia dan gangguan teknis, Imran mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat:
- Stop Praktik Berbahaya: Menghentikan segala bentuk aktivitas bongkar muat BBM yang tidak memenuhi standar keamanan (SOP).
- Peremajaan Instalasi Listrik: Mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa usia dan kondisi kabel listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah korsleting yang menjadi pemicu utama kebakaran.
- Waspada Musim Kemarau: Mengingat kondisi cuaca yang kering dan berangin, percikan api kecil dapat memicu bencana besar dengan sangat cepat.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di seluruh lokasi kebakaran dinyatakan kondusif. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus-kasus tersebut untuk memastikan tidak adanya unsur tindak pidana di luar kelalaian yang terdeteksi.

