SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA,– Pemerintah Kabupaten Bulukumba menerima bantuan 10 ton benih padi varietas unggul dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya mitigasi risiko kekeringan akibat fenomena El Nino yang diprediksi akan berdampak pada sektor pertanian dalam waktu dekat.
Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut cepat pasca-Rapat Koordinasi antara Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Jakarta beberapa waktu lalu.
Bantuan yang diserahkan terdiri dari varietas Cakrabuana dan Situ Bagendit. Kedua varietas ini dipilih secara spesifik karena karakteristiknya yang adaptif terhadap lahan kering (gogo), toleran terhadap minimnya ketersediaan air, serta memiliki masa panen singkat (genjah), yakni sekitar 95 hari.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Pj Swasembada Pangan Balai Besar Pengembangan dan Modernisasi Pertanian Kementan, Dr. Muhammad Thamrin, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Muh Ali Saleng, di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kamis (23/4).
Target Produktivitas dan Metode Tanam Modern
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba, Andi Trismiati, optimis bantuan ini mampu mendongkrak produktivitas lahan petani hingga mencapai 7–8 ton per hektar.
Guna mencapai target tersebut, petani dianjurkan menerapkan Metode Tanam Arkansas.
"Metode ini merupakan teknik budidaya intensif berbasis mekanisasi penuh dengan sistem Tanam Benih Langsung (Tabela). Benih ditanam rapat dalam larikan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan produktivitas hasil," jelas Andi Trismiati.
Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT)
Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Thamrin menegaskan bahwa distribusi benih ini bertujuan memacu semangat petani untuk segera melakukan pertanaman kembali pasca-panen (percepatan LTT).
"Kami ingin memastikan tidak ada lahan yang menganggur. Setelah panen, petani didorong untuk langsung menanam kembali guna menjaga stabilitas stok pangan daerah," ujar Thamrin, yang juga merupakan putra daerah asal Kecamatan Ujungloe tersebut.
Ia menambahkan, Kementan berkomitmen menambah kuota bantuan sebanyak 5 ton lagi apabila serapan benih di tingkat petani tinggi dan kebutuhan di lapangan masih belum tercukupi.
Mekanisme Distribusi
Seluruh benih akan segera didistribusikan ke tingkat kecamatan. Petani yang membutuhkan dapat berkoordinasi dan mengambil bantuan tersebut melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di wilayah masing-masing.
Kegiatan penyerahan ditutup dengan kunjungan silaturahmi rombongan Kementan ke kediaman pribadi Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta), di Kebun Amaly untuk membahas lebih lanjut strategi penguatan pangan di Sulawesi Selatan.
