
KENDARI__SIMPULINDONESIA.COM,— Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus Sulawesi Tenggara (IMALAK SULTRA) menyampaikan apresiasi atas satu tahun kepemimpinan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Sudirman dalam memimpin roda pemerintahan di Kendari.
Selama setahun terakhir, Ali sabarno menilai terdapat sejumlah capaian positif, khususnya dalam konsolidasi birokrasi, penguatan pelayanan publik, serta upaya pembenahan infrastruktur perkotaan. Pemerintah Kota dinilai menunjukkan komitmen dalam menjaga stabilitas pemerintahan pasca dinamika politik serta mendorong program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Ketua IMALAK SULTRA Ali sabarno menyampaikan bahwa pendekatan kepemimpinan yang komunikatif dan terbuka terhadap aspirasi masyarakat menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik.
“Kami melihat adanya ruang dialog yang mulai terbuka antara pemerintah kota dan elemen masyarakat, termasuk mahasiswa,” ujarnya.
Catatan dan Rekomendasi Strategis
Meski memberikan apresiasi, IMALAK SULTRA juga menyampaikan sejumlah catatan kritis sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa.
1. Bidang Lingkungan Hidup
Sebagai kota pesisir yang terus berkembang, Kendari menghadapi tantangan serius di sektor lingkungan, mulai dari persoalan sampah, banjir musiman, hingga degradasi kawasan pesisir.
IMALAK SULTRA merekomendasikan:
Penguatan sistem pengelolaan sampah terpadu, berbasis pemilahan dari sumber (rumah tangga) hingga optimalisasi TPS3R.
Revitalisasi drainase dan mitigasi banjir, terutama di titik-titik rawan genangan.
Perlindungan kawasan pesisir dan ruang terbuka hijau (RTH) guna menjaga keseimbangan ekologis di tengah pembangunan kota.
Transparansi dokumen lingkungan (AMDAL) terhadap proyek-proyek strategis agar dapat diakses publik.
Mahasiswa menilai, isu lingkungan harus menjadi prioritas utama mengingat dampaknya langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup warga kota.
2. Tata Kelola Pemerintahan
Dalam aspek tata kelola, IMALAK SULTRA mendorong:
Peningkatan transparansi anggaran, dengan optimalisasi publikasi APBD secara digital dan mudah diakses masyarakat.
Penguatan sistem merit dalam birokrasi, guna memastikan promosi jabatan berbasis kompetensi dan integritas.
Digitalisasi pelayanan publik secara menyeluruh untuk meminimalisasi praktik maladministrasi.
Pelibatan aktif unsur masyarakat sipil dan mahasiswa dalam forum perencanaan pembangunan daerah.
IMALAK SULTRA menekankan bahwa reformasi birokrasi dan tata kelola yang bersih merupakan fondasi utama menuju Kendari yang maju dan berdaya saing.
Komitmen Kolaboratif
Sebagai organisasi mahasiswa lintas kampus di Sulawesi Tenggara, IMALAK SULTRA menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi mitra kritis pemerintah. Apresiasi yang diberikan bukanlah bentuk dukungan tanpa evaluasi, melainkan pengakuan atas kerja nyata yang disertai dorongan perbaikan berkelanjutan.
“Kami percaya kepemimpinan yang kuat adalah kepemimpinan yang terbuka terhadap kritik dan masukan. Setahun adalah fondasi awal. Tahun-tahun berikutnya harus diisi dengan kerja yang lebih progresif, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tutup Ali sabarno.



