Berdasarkan data perhitungan astronomis, posisi hilal di sebagian besar wilayah Indonesia terpantau masih di bawah kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).
Sebagai informasi, kriteria MABIMS mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dengan elongasi minimal 6,4 derajat. Jika posisi hilal belum mencapai angka tersebut, maka besar kemungkinan bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).
Prediksi Idul Fitri 2026
Apabila hasil rukyatul hilal di seluruh titik pemantauan menyatakan tidak melihat bulan baru, maka:
- 1 Syawal 1447 H kemungkinan besar akan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.
- Umat Muslim di Indonesia diprediksi akan merayakan Idul Fitri secara serentak pada hari tersebut.
Meskipun prediksi teknis sudah bermunculan, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari Pemerintah. Menteri Agama dijadwalkan akan memimpin langsung Sidang Isbat yang dihadiri oleh perwakilan ormas Islam, pakar astronomi, dan duta besar negara sahabat.
Informasi Terkini: Persiapan Sidang Isbat dan konferensi pers di kantor Kementerian Agama saat ini tengah memasuki tahap akhir. Hasil keputusan dijadwalkan akan diumumkan dalam waktu kurang lebih satu jam ke depan melalui siaran langsung media nasional. (Red-msi)
