Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Kemensos RI Melalui Sentra Mulya Jaya Salurkan Bantuan ATENSI Kepada 249 PPKS, Total Rp.334. 212.610.

Kamis, 05 Maret 2026 | 17.11 WIB Last Updated 2026-03-05T10:14:03Z

SIMPULINDONESIA.com_ PANGKALPINANG,- Kementerian Sosial RI melalui Sentra Mulya Jaya menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 249 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Kamis (5/3/2026l) pagi.

Penyaluran ATENSI diserahkan secara simbolis  langsung oleh Walikota Pangkalpinang, Wakil Walikota, Asisten Perekonomian & Pembangunan, Ka. Dinas Sosial, Ka. Dinas Kelautan & Perikanan, Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan, Camat Se-Kota Pangkalpinang bertempat  di depan kompleks Rusunawa Kelurahan Ketapang, Kota Pangkalpinang.

Bantuan senilai Rp. 1,3 juta per orang yang  diserahkan ke warga tersebut terdiri dari nelayan terdampak cuaca ekstrem dan lanjut usia (lansia).

Sebagai upaya untuk meringankan dampak cuaca ekstrem/masa paceklik yang terjadi saat ini. Pemenuhan kebutuhan hidup layak (sembako) dan alat penunjang usaha/kewirausahaan.

Dengan tujuan utamanya untuk meringankan beban ekonomi selama nelayan tidak dapat melaut. Biasanya terjadi pada bulan November - Januari.

Penerima ditentukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau desil satu sampai lima. 

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian negara untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir di Pangkalpinang. 



Walikota Pangkalpinang, Sari dalam sambutannya  mengatakan Sentra Mulia Jaya  di Jakarta di bawah naungan unit layanan teknis dari Kementerian Sosial yang merupakan..
 Memiliki program atensi yaitu prilogram periodisasi dimana kita memberikan layanan secara komprehensif dan berkelanjutan kepada masyarakat yang  membutuhkan.

Pada kesempatan ini sentra mulyajaya memberikan bantuan berupa pemenuhan hidup layak dengan dukungan kewirausahaan kepada 249 PPKS dengan total bantuan Rp.334. 212.610. 

"ini sangat detail karena kami juga akan ada pemeriksaan. Jadi jadi semua transparan,"  tukas Santi.

Pada kesempatan ini, lanjut Santi  memang data masuk ke kami atas dari dinas sosial yang kemudian proses melalui proses pemadanan data tunggal sosial ekonomi nasional yang merupakan data terpadu dari Kesejahteraan Sosial skalanya nasional.

Penyediaan datanya dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai acuan untuk penyaluran bantuan program pemberdayaan pengentasan kemiskinan.

Memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan kehidupan ekonomi masyarakat pesisir.

 Sementara lansia juga merupakan sosok yang telah memberikan kontribusi besar untuk keluarga dan masyarakatnya

"Oleh karena itu, perhatian kita kepada kedua kelompok kepada kedua kelompok Cluster ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang inklusif," tutur Sari.

"Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bapak Walikota Bapak Prof Udin. Ya Bapak Ya. Terima kasih atas sinerginya kerjasamanya. selama ini memang Kebetulan saya satu tahun ini bertanggung jawab atas Sentra Mulia Jaya. Kita punya hubungan yang sangat-sangat baik. Karena,  langsung ditindaklanjuti oleh dinas sosial dan sampai sekarang Insyaallah sampai di tahun 2026 ini kita masih tetap menjalin kerjasama," tambahnya.

Di penutup pembicaraannya, Sari menegaskan bahwa menekankan  Kerjasama ini terwujud dikarena adanya saling  melengkapi kekurangan dan kelebihan dari setiap daerah. Terutama di Pangkalpinang. Semoga Sinergi antara pemerintah pusat Kementerian Sosial dan Pemda dari Kota Pangkalpinang dapat terus terjalin dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat kota Pangkalpinang.

Sebagaimana diketahui bahwa Kementerian Sosial melalui Sentra Mulya Jaya Jakarta rutin menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Kota Pangkalpinang (PKP) dan wilayah Bangka Belitung

Ditujukan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), lansia, disabilitas, dan nelayan, dengan fokus pada pemenuhan hidup layak, alat bantu, serta dukungan kewirausahaan. 

Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan masing-masing penerima untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup. (Aimy).
×
Berita Terbaru Update