Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Bimbingan Keluarga Sakinah di Ponpes Al-Mutahabbun, KUA Bontobahari Tekankan Peran Keluarga dalam Pembinaan Remaja

Rabu, 04 Maret 2026 | 09.27 WIB Last Updated 2026-03-26T02:32:29Z

SIMPULINDONESIA.com_Bontobahari
— Upaya mewujudkan generasi yang berakhlak mulia tidak terlepas dari peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam kehidupan seorang anak. Hal ini menjadi fokus dalam kegiatan Bimbingan Keluarga Sakinah yang menyasar pembinaan remaja di Pondok Pesantren Al-Mutahabbun, Kelurahan Benjala, Kecamatan Bontobahari, Selasa (03/03/2026).

Kepala KUA Kecamatan Bontobahari, H. Muhammad Ansar Mahdy, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase transisi yang sangat menentukan, di mana individu mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial sekaligus sedang berada dalam proses pencarian jati diri.

Menurutnya, konsep keluarga sakinah memiliki peran penting dalam membimbing remaja agar tetap berada pada nilai-nilai yang benar, terutama melalui penanaman ajaran agama sejak dini.

“Remaja yang tumbuh dalam lingkungan keluarga sakinah akan memiliki pondasi moral dan spiritual yang kuat. Dari keluargalah nilai-nilai agama, akhlak, dan tanggung jawab mulai ditanamkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan lingkungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengarahkan remaja agar tidak terjerumus pada perilaku negatif.

Sementara itu, Penyuluh Agama Kecamatan Bontobahari, Ust. Akhmad Sulfiadi, menjelaskan bahwa bimbingan keluarga sakinah tidak hanya menyasar pasangan suami istri, tetapi juga menyentuh aspek pembinaan anak dan remaja sebagai bagian penting dalam ketahanan keluarga.

“Pendidikan agama dalam keluarga menjadi benteng utama bagi remaja. Dengan bimbingan yang tepat, mereka akan memiliki kontrol diri yang baik serta mampu membedakan mana yang benar dan yang salah,” jelasnya.


Kegiatan yang dipandu oleh Andi Arisviari ini berlangsung interaktif dan penuh antusias dari para santri. Ia berharap, melalui kegiatan ini para remaja dapat memperoleh penguatan nilai-nilai keagamaan sekaligus memahami pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter mereka.


“Melalui bimbingan ini, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” harapnya.
×
Berita Terbaru Update