Kegiatan tahunan ini berlangsung khidmat dan semakin semarak
dengan keterlibatan para santri TKA/TPA Arrasyid serta santri Pondok Tahfidz Al
Athaya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan kalam ilahi yang
dibawakan oleh salah seorang santri Pondok Tahfidz Al Athaya. Suasana religius
semakin terasa ketika para santri menampilkan lantunan shalawat sebagai bentuk
kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Persembahan shalawat tersebut dibagi menjadi dua sesi. Sesi
pertama diisi oleh santri TKA/TPA Arrasyid, sedangkan sesi kedua ditampilkan
pada bagian akhir acara oleh para santriwati Pondok Tahfidz Al Athaya.
Penampilan para santri ini menjadi salah satu bagian yang
menambah semarak peringatan Maulid Nabi di Masjid Arrasyid.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini tidak hanya menjadi
ajang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk
menumbuhkan kecintaan kepada Nabi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta
menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,
khususnya bagi generasi muda.
Hadir sebagai penceramah, Abd. Halim Amsur, dai dan imam
Masjid Agung Bulukumba. Dalam kegiatan tersebut, jamaah mendapatkan siraman
rohani sebagai bagian dari upaya memperdalam pemahaman keagamaan dan meneladani
akhlak mulia Rasulullah SAW.
Usai kegiatan, Haerul Anam, pimpinan Pondok Tahfidz Al
Athaya Desa Anrihua, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah dan
simpatisan Masjid Arrasyid yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan
tahunan tersebut dapat terlaksana.
Ia mengapresiasi kebersamaan dan partisipasi seluruh pihak
yang turut mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan, termasuk keterlibatan
para santri dalam mengisi rangkaian acara.
Menurutnya, dukungan jamaah dan masyarakat merupakan bagian
penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan di lingkungan masjid.
Keterlibatan para santri juga menjadi ruang pembelajaran untuk menumbuhkan
keberanian, kecintaan terhadap shalawat, serta semangat memakmurkan masjid
sejak usia dini.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, diharapkan
semangat meneladani Rasulullah terus tumbuh di tengah masyarakat Desa Anrihua.
Nilai-nilai kasih sayang, kejujuran, persaudaraan, dan kepedulian sosial yang
dicontohkan Rasulullah diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan keluarga
maupun bermasyarakat.

.jpeg)
