Kegiatan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga momentum strategis untuk mempererat tali silaturahmi serta kebersamaan antara civitas akademika dan masyarakat setempat.
Suasana kehangatan tampak sejak persiapan hingga puncak acara. Kehadiran mahasiswa KKN berbaur bersama warga dalam menyukseskan setiap rangkaian kegiatan mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan bermasyarakat di Dusun Daulu.
Rangkaian acara diawali dengan ceramah hikmah Maulid. Penceramah menyampaikan pesan-pesan mendalam mengenai pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, untuk diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Usai tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi makan bersama. Suasana akrab begitu terasa saat mahasiswa dan warga duduk bersama menikmati hidangan. Momen ini dimanfaatkan sebagai wadah interaksi santai guna memperkuat hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama masa pengabdian mahasiswa di lokasi KKN.
Kemeriahan semakin terasa pada sesi penutupan melalui tradisi saling tukar ember Maulid. Partisipasi aktif mahasiswa KKN dalam tradisi khas ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga, menciptakan suasana kebersamaan yang berkesan.
Bagi mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79, keterlibatan dalam kegiatan keagamaan ini memberikan ruang belajar sosial dan kultural yang berharga untuk memahami dinamika kehidupan masyarakat secara langsung.
Melalui momentum religius ini, sinergi dan kehangatan yang telah terbangun diharapkan dapat terus terjaga dengan baik, meninggalkan kesan positif hingga berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di Desa Pattiroang.(Red-Msi)
Sumber : FRY (KKN UINAM angkatan 79- Posko Pattiroang)

