Menjelang hari H pelaksanaan yang tinggal menghitung hari, suasana gotong royong tampak kian kental di tengah masyarakat. Seluruh elemen—mulai dari Pemerintah Desa Bontorannu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para kepala dusun, tokoh masyarakat, hingga unsur kepemudaan—turun tangan bahu-membahu mempercepat pembenahan fasilitas dan sarana olahraga yang akan digunakan.
Sebagai tuan rumah yang baik, panitia lokal berkomitmen merampungkan segala kekurangan fasilitas penunjang jauh hari sebelum pembukaan. Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan para atlet dan penonton, serta meminimalisir kendala teknis saat pertandingan resmi dimulai.
Kepercayaan yang diberikan kepada Desa Bontorannu sebagai pusat pertandingan olahraga disambut penuh bangga oleh warga setempat. Panitia dan masyarakat mengangkat tema khusus untuk perhelatan tahun ini: "Semarak HUT RI 2026: Semua Menyatu, Semua Berperan, Wujudkan Kolaborasi Nyata untuk Desa Tercinta."
Tema ini sarat akan makna filosofis. "Semua Menyatu" merefleksikan kuatnya rasa persatuan dan peleburan segala perbedaan di tengah masyarakat. Sementara "Semua Berperan" menegaskan bahwa suksesnya perayaan kemerdekaan bukanlah tanggung jawab segelintir pihak, melainkan hasil kerja kolektif. Puncaknya, "Kolaborasi Nyata untuk Desa Tercinta" menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, pemuda, dan warga dalam menghidupkan semangat nasionalisme sekaligus mengangkat potensi Desa Bontorannu di kancah kecamatan.
Di sela-sela kesibukan merampungkan pembenahan lapangan, panitia lokal bersama Panitia Kecamatan telah sukses menggelar technical meeting (TM) di kompleks lapangan Desa Bontorannu. Pertemuan yang dihadiri oleh koordinator pertandingan, delegasi dari seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Kajang, serta perwakilan sekolah tingkat SMA ini berjalan dengan lancar.
Dalam forum tersebut, aturan serta mekanisme pertandingan telah dirumuskan dan disepakati bersama, termasuk pengundian bagan pertandingan yang dilakukan secara transparan dan seksama.
Berdasarkan hasil technical meeting, tercatat sebanyak 24 tim antusias mendaftarkan diri. Turnamen ini menjadi semakin meriah karena sukses merangkul partisipasi penuh dari seluruh wilayah—mencakup perwakilan dari 17 desa dan 2 kelurahan di Kecamatan Kajang—serta keikutsertaan aktif dari tingkat satuan pendidikan SMA. Terkait jadwal pasti kick-off pertandingan, panitia mengimbau para kontingen untuk bersiap karena jadwal resmi akan segera diumumkan dalam beberapa hari ke depan.
Apresiasi Panitia dan Harapan Bersama
Mewakili panitia lokal, Supardi menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga, waktu, dan pikiran dalam menyukseskan tahapan persiapan ini.
"Kolaborasi yang terjalin luar biasa ini adalah kunci utama. Terima kasih kepada pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh kontingen yang hadir. Ini murni energi kebersamaan kita untuk menyambut HUT RI ke-81," ujar Supardi.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Olahraga Panitia Kecamatan, Ibnu Hajar, turut menyampaikan pandangan dan harapannya agar perhelatan akbar ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sarana mempererat silaturahmi.
"Kami memiliki semangat dan tujuan yang sama dengan tuan rumah di Bontorannu. Harapan besar kami, ajang sepak bola dan bola voli ini tidak hanya melahirkan bibit-bibit atlet yang berprestasi dan menjunjung tinggi sportivitas, tetapi juga memperkuat persaudaraan antarwarga se-Kecamatan Kajang dalam suasana kemerdekaan," ungkap Ibnu Hajar.
Dengan persiapan matang dan solidnya kerja sama lintas sektor yang terus dioptimalkan, perayaan HUT RI ke-81 di Desa Bontorannu dipastikan akan menjadi salah satu agenda olahraga yang paling berkesan dan sukses di Kabupaten Bulukumba.(Red-Msi)

